Sesuai Keputusan Tiga Majelis Partai Persatuan Pem

Suharso Monoarfa Diberhentikan, Muhamad Mardiono Ditunjuk jabat Plt Ketum PPP

Kampanye partai PPP

JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)-- Suharso Monoarfa resmi diberhentikan sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sesuai keputusan Tiga majelis Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pemberhentian dilakukan menyikapi kegaduhan antara Suharso secara  pribadi dan para simpatisan PPP.Pasca dicopotnya Suharso, selanjutnya posisi ketum PPP akan diisi pelaksana tugas atau Plt.''Saudara H Muhamad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum DPP PPP sisa masa bakti 2020 - 2025," kata Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP, Usman M. Tokan, dalam keretangan yang diterima merdeka.com, Seinn (5/9).


Usman menceritakan, penunjukkan Plt dilakukan dalam Musyawarah Kerja Nasional yang digelar di Banten hanya selang beberapa hari setelah keluarnya putusan dari Mahkamah Partai. Petinggi partai hadir dalam rapat tersebut.''Musyawarah kerja nasional yan bertempat di Banten dihadiri oleh pimpinan majelis syari'ah, pimpinan majelis kehormatan, pimpinan majelis pertimbangan, pimpinan dan lembaga DPP PPP, Banom dan pimpinan wilayah dari 29 provinsi," jelas Usman.Sebelumnya, Usman mengatakan keputusan yang diambil para majelis dipastikan telah meminta pertimbangan banyak pihak. Tidak terkecuali Ketua Majelis Syari’ah, KH Mustofa Aqil Siraj.

"Selaku Ketua Majelis Syari’ah yang ucapannya, pandangannya, nasihatnya serta fatwanya harus diikuti oleh seluruh pengurus, kader dan simpatisan PPP seluruh Indonesia," kata dia."Selaku Ketua Majelis Syari’ah dalam arahannya meminta agar persoalan ini harus segera dapat diselesaikan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat dalam rangka kemaslahatan umat, bangsa dan negara, sesuai kaidah dan aturan organisasi PPP yang berazaskan Islam ini,'' ujarnya.


KH Mustofa Aqil Siraj, sambung Usman, juga mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus dan pejuang Partai Persatuan Pembangunan untuk terus melakukan kerja-kerja organisasi dan kerja elektoral. Tidak terfokus hanya pada satu masalah tertentu.''Silakan lanjutkan Program Sekolah Politik dan bedah dapil agar target perjuangan bisa terwujud. Ikhtiar politik terus kita lakukan semoga Allah meridhoi perjuangan kita, Aamiiin ya rabbal alamin,'' tuturnya. (Net/Hen)
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar