Survei Internal Positif

Ini Alasan Prabowo-Sandi Dirikan Markas di 'Kandang Banteng'

Dahnil Anzar bersama Prabowo dan Sandiaga bergaya kasual.

JATENG--(KIBLATRIAU.COM)-- Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap, alasan rencana dibangunnya markas mereka di Jawa Tengah. Salah satu sebab, dikarenakan keyakinannya pada survei internal yang memiliki trend positif di 'Kandang Banteng' tersebut. "Berdasarkan survei kita, memang Jateng menjadi istilah 'Battle Ground'. Banyak tempat kita menang tipis," kata Dahnil di Kantor Seknas, Hos Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Ahad (9/12) malam. Dahnil mengklaim, angka survei tidak jauh dari hasil Pilkada Jateng, saat kadernya Sudirman Said melawan petahana, Ganjar Pranowo. Namun bedanya, menurut Dahnil, yang berkompetisi saat ini adalah komadannya, Prabowo Subianto. Dia percaya, magnet sang eks Danjen Kopassus ini lebih menarik suara.

"Itu di atas 43 persen beda tipis, kita progresif naik sedangkan toko sebelah itu stuck. Yang jelas Pilkada Jateng itu miniatur, karena sekarang ada efek Prabowo, saya pikir akan lebih tinggi dari angka statistik 50 persen, kami yakin," jelas Dahnil. Selain markas, Dahnil mengatakan, juga akan dibangun pos-pos pemenangan. Nantinya 'pangkalan' tersebut akan tersebar seantero Jawa Tengah. "Jadi memang posko-posko akan diperbanyak, akan diperkuat di sana memang," beber dia.Lebih lanjut, Dahnil menepis kabar bahwa markas di Jawa Tengah nanti adalah markas utama di Jakarta yang dipindahkan. Dia meluruskan, markas di Jakarta yang sebelumnya di TB Simatupang, hanya bergeser ke Jalan Kertanegara No.6 atas alasan akses. "Di pusat itu tetap di K6, samping rumah Pak Prabowo (K4)," tutup dia. Jawa Tengah saat ini dikenal sebagai 'Kandang Banteng', basis massa terbesar PDIP. Pada Pilpres 2014, Jokowi menang telak atas Prabowo di Jawa Tengah.(Net/Hen).


Berita Lainnya...

Tulis Komentar