Jadi Tonggak Sejarah

SMSI Riau Hadiri Peletakan Batu Pertama Museum SMSI di Provinsi Banten

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Museum SMSI, Ahad (8/2/2026)

SERANG--(KIBLATRIAU.COM)-- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Museum SMSI, Ahad (8/2/2026) di Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Cipocok Jaya, Kota Serang,  Provinsi Banten. Rombongan Riau dipimpin langsung Ketua SMSI, Luna Agustin.

Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah. Turut mendampingi Ketua umum SMSI Pusat Firdaus,  Ketua SMSI Provinsi Banten Lesman Bangun dan segenap pengurus SMSI dari berbagai daerah.

Akhmad Dimyati mengaku bangga atas rencana pembangunan museum media Siber pertama di Indonesia tersebut. "Ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia nantinya kita akan punya  museum Serikat Media Siber pertama. Diharapkan museum ini menjadi jendela masa lalu, Pintu Masa Depan Jurnalisme Siber. 
Maka dari itu saya sangat mengapresiasi SMSI yang mempunyai gagasan itu," ujar Akhmad Dimyati.

Selain memperkenalkan sejarah dan budaya, museum juga difungsikan sebagai tempat pendidikan kejurnalistikan bagi pelajar, mahasiswa, dan wartawan. Di sana akan ditampilkan berbagai alat yang digunakan oleh wartawan dari berbagai generasi.

“Ada alat-alat cetak, alat tulis, serta berbagai peralatan lainnya yang juga digunakan oleh media online,” tuturnya.

Ketua SMSI Firdaus menambahkan, peletakan batu pertama pembangunan Museum SMSI tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan pers. Masyarakat pers di seluruh Provinsi Banten akan menjadikan tempat ini sebagai ruang belajar kejurnalistikan.

“Nanti dilengkapi dengan fasilitas jurnalis boarding school, museum, serta monumen. Itu satu kesatuan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua SMSI Riau, Luna Agustin mengaku bangga bisa menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan Museum SMSI. "Kita bangga bahwa SMSI nantinya akan punya museum yang akan menjadi rumah untuk tidak hanya menjadi tempat penyimpanan barang antik, tetapi menjadi pusat narasi digital dan sejarah jurnalisme modern di Indonesia," ujar Luna.

Peletakan batu pertama untuk museum ini menjadi salah satu rangkaian momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten. ***

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar