DP3APM Pekanbaru Siapkan MoU dengan Perhotelan, Dorong Fasilitas Ramah Anak
Kepala DP3APM Kota Pekanbaru, Erna Juita foto bersama dengan pengurus FWKLA Pekanbaru
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Saat ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru mulai mengambil langkah konkret dalam mendorong terwujudnya fasilitas ramah anak di ruang publik, khususnya di sektor perhotelan.
Melalui sebuah rapat yang digelar di ruang kerja kepala dinas pada Senin (20/4/2026), DP3APM membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pihak perhotelan se-Kota Pekanbaru. Kerjasama ini diarahkan pada penyediaan ruang bermain anak sebagai bagian dari layanan ramah keluarga.
Kepala DP3APM Kota Pekanbaru, Erna Juita menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Kota Layak Anak.
“Kami ingin memastikan anak-anak memiliki ruang yang aman dan nyaman, termasuk saat berada di fasilitas umum seperti hotel. Ini bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab kita dalam mendukung tumbuh kembang anak,” papar Erna.
Menurutnya, kehadiran ruang bermain anak di hotel tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Melalui MoU ini, kami mendorong pihak perhotelan untuk menyediakan fasilitas yang layak dan aman bagi anak. Ini juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi hotel yang ingin menghadirkan konsep ramah keluarga,” jelas Erna.
Dalam rapat tersebut turut hadir Wakil Ketua I Forum Wartawan Kota Layak Anak (FWKLA), Mustakim bersama staf DP3APM. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung hak-hak anak.
Mustakim mengapresiasi langkah yang diambil DP3APM Kota Pekanbaru. Ia menilai keterlibatan dunia usaha merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program Kota Layak Anak.
“Ini langkah yang strategis. Kota layak anak tidak bisa hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk sektor perhotelan. Media juga siap mengawal dan menyosialisasikan program ini kepada masyarakat,” ungkapnya.
DP3APM menegaskan bahwa rencana kerjasama ini akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak perhotelan, guna memastikan kesiapan fasilitas yang sesuai dengan standar keamanan dan kenyamanan bagi anak.
Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyediaan ruang bermain, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan publik yang lebih peduli terhadap kebutuhan dan perlindungan anak di Kota Pekanbaru. ***

Tulis Komentar