Dr Syahrul Aidi Maazat Gelar Silaturahmi dengan Insan Pers, Nama Pemenang Diumumkan
Dr Syahrul Aidi Maazat Lc MA saat melakukan pertemuan bersama insan pers di Wareh Kupie, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/4/2026).
Laporan : Rizki Kurniawan
Pekanbaru
DUNIA seolah-olah sedang berbicara dengan nada yang meninggi.Pasalnya, konflik geopolitik di Timur Tengah tak lagi menjadi kabar jauh, tetapi mulai mengetuk pintu ekonomi dalam negeri. Hal itu disampaikan oleh Dr Syahrul Aidi Maazat Lc MA dalam pertemuan bersama insan pers di Wareh Kupie, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/4/2026).
Dalam suasana diskusi yang hangat, Syahrul menggambarkan kondisi global yang “tidak baik-baik saja”. Menurutnya, ketegangan antarnegara kini seperti gelombang yang merambat, membawa dampak hingga ke sektor energi dan harga kebutuhan di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa jika konflik terus berlanjut, ketahanan nasional bisa ikut diuji oleh keadaan yang tak menentu.
Di tengah tekanan itu, perhatian Syahrul tertuju pada pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional. Ia menilai, saat sebagian besar instansi sedang menahan napas lewat efisiensi, program tersebut justru berjalan tanpa irama yang selaras.
“Anggaran seharusnya berjalan seimbang dengan kondisi negara. MBG harus tepat sasaran, bukan sekadar besar dalam angka,” jelasnya.
Kritik itu bukan tanpa alasan. Dalam pandangannya, kebijakan publik tidak boleh berjalan sendiri tanpa mendengar bisikan realitas. Anggaran, kata dia harus mampu merangkul mereka yang benar-benar membutuhkan, bukan sekadar tampil sebagai angka dalam laporan.
Selain membahas isu geopolitik dan kebijakan nasional, pertemuan tersebut juga menjadi panggung apresiasi bagi insan pers melalui pengumuman lomba menulis opini. Dari hasil penilaian dewan juri, nama-nama pemenang pun diumumkan:
Juara 1: Anthony Harry (RiauInfo.com)
Juara 2: Deslina (Pekanbaruexpress.com)
Juara 3: Harry Warisman (Kompassindonesianews.com)
Pertemuan tersebut ditutup dengan suasana diskusi yang tetap hangat. Isu-isu global yang dibahas seakan terus bergerak, mengikuti arah percakapan para wartawan dan narasumber. Melalui forum ini, Syahrul Aidi berharap insan pers di Riau dapat terus menyajikan informasi yang jernih dan berimbang di tengah dinamika yang berkembang.***

Tulis Komentar