Dimakamkan di Baqi Madinah

JCH Asal Kampar Wafat saat Salat di Masjid Nabawi, Ramli: Semoga Husnul Khatimah, Keluarga Diminta Tabah

Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kampar, Riau, Dawanus Mahmud Muhammad (52), wafat saat melaksanakan salat sunnah menjelang Ashar di Masjid Nabawi, Kamis (29/4/2026).

BANGKINANG--(KIBLATRIAU.COM)--Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kampar, Riau, Dawanus Mahmud Muhammad (52), wafat saat melaksanakan salat sunnah menjelang Ashar di Masjid Nabawi, Kamis (29/4/2026).

Almarhum yang tergabung dalam Kloter BTH 05 itu meninggal dunia pada pukul 16.39 waktu Arab Saudi akibat serangan jantung akut (acute myocardial infarction). Jenazahnya telah dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah tempat yang mulia bagi umat Islam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan belasungkawa dan memastikan seluruh hak jemaah tetap dipenuhi, termasuk pelaksanaan ibadah haji oleh petugas.

“Jemaah yang wafat sebelum puncak haji tetap akan dibadalhajikan. Semua haknya dipastikan terpenuhi sesuai ketentuan,” ujar Defizon.

Anggota DPRD Kampar sekaligus Sekretaris Fraksi PKB, Ramli, S.Kom, turut menyampaikan duka mendalam. Ia menyebut wafatnya almarhum sebagai husnul khatimah pergi dalam keadaan beribadah di Tanah Suci.

“Ini adalah kemuliaan. Beliau wafat saat beribadah di tempat yang sangat mulia. Semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT,” ujar Ramli.

Ramli juga menyampaikan pesan khusus kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap kuat dan ikhlas menghadapi cobaan ini.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami turut berduka sedalam-dalamnya. InsyaAllah ini adalah takdir terbaik dari Allah SWT. Semoga keluarga diberikan ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan. Doa terbaik kami selalu menyertai,” ucapnya.

Selain itu, Ramli mengingatkan seluruh jemaah haji asal Kampar dan Indonesia yang saat ini tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci agar benar-benar menjaga kondisi kesehatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci, khususnya asal Kampar, agar menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, serta mengikuti arahan petugas. Ibadah itu penting, tapi keselamatan dan kesehatan adalah yang utama agar bisa menunaikan seluruh rangkaian haji dengan sempurna,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Pemerintah dan petugas diharapkan terus memberikan pendampingan maksimal agar seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman dan khusyuk hingga kembali ke tanah air.***
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar