Jadi Sarana Edukasi bagi Generasi Muda

Peringatan Milad ke-61 Inhil Berlangsung Meriah,Beragam Kesenian dan Olahraga Tradisional Warnai Perayaan

Peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan

TEMBILAHAN--(KIBLATRIAU.COM)-Peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan turut memeriahkan rangkaian kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Inhil sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang daerah yang dikenal sebagai negeri hamparan kelapa tersebut.Berbagai kegiatan seni budaya, olahraga tradisional, dan hiburan rakyat diselenggarakan selama perayaan milad. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang pelestarian budaya daerah yang selama ini menjadi identitas masyarakat Indragiri Hilir.


Sejumlah penampilan seni dan budaya dari kalangan pelajar, sanggar seni, serta komunitas budaya tampil memukau masyarakat. Tari-tarian tradisional Melayu yang ditampilkan mendapat sambutan hangat dari para penonton yang memadati lokasi acara. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Inhil masih memiliki kepedulian untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.


Selain pertunjukan seni budaya, olahraga tradisional pacu sampan juga menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu masyarakat. Perlombaan yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat pesisir Indragiri Hilir itu berlangsung meriah dan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Sorak sorai penonton terdengar sepanjang perlombaan berlangsung, memberikan semangat kepada para peserta yang berjuang menjadi yang terbaik.


Tidak hanya pacu sampan, permainan tradisional gasing juga turut memeriahkan rangkaian Milad ke-61 Inhil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir di kawasan Sungai Beringin, Ahad (14/6/2026).Permainan warisan budaya Melayu itu berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Banyak warga yang sengaja datang untuk menyaksikan pertandingan gasing sekaligus mengenang permainan tradisional yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Melayu tempo dulu. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri.


Menariknya, berbagai kegiatan yang digelar selama Milad ke-61 Inhil tidak hanya dihadiri masyarakat, tetapi juga dihadiri langsung oleh para petinggi daerah. Bupati Indragiri Hilir, Herman, bersama unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya tampak hadir di sejumlah lokasi kegiatan.


Kehadiran para pemimpin daerah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Menurut sejumlah warga, kehadiran langsung para pejabat menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pelestarian budaya serta bentuk kedekatan dengan masyarakat."Milad ke-61 Inhil tahun ini sangat meriah. Kami melihat langsung para pemimpin daerah hadir bersama masyarakat menikmati berbagai kegiatan budaya dan olahraga tradisional. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah mendukung pelestarian budaya daerah," ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Masyarakat juga menilai di bawah kepemimpinan Bupati Inhil Herman, berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat semakin sering dilaksanakan. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut dinilai mampu mempererat persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman suku dan budaya yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.Bupati Inhil Herman menyampaikan bahwa milad ke 61 ini merupakan refleksi rasa syukur berbagai anugerah dan potensi daerah , serta pencapaian pembangunan yang telah diraih selama enam dekade.

Kabupaten Indragiri Hilir sendiri dikenal sebagai daerah yang dihuni berbagai suku, seperti Melayu, Banjar, Bugis, Jawa, Minang, Batak, dan suku lainnya yang hidup berdampingan dengan penuh keharmonisan. Momentum Milad ke-61 Inhil menjadi bukti nyata bahwa keberagaman tersebut merupakan kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah.

Melalui berbagai kegiatan yang digelar, Pemerintah Kabupaten Inhil berharap semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya daerah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Perayaan milad bukan hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas daerah dan membangun optimisme menuju masa depan yang lebih baik.Memasuki usia ke-61 tahun, Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang maju, tertib, disiplin, dan bermarwah, tanpa meninggalkan nilai-nilai adat istiadat serta budaya Melayu yang menjadi jati diri masyarakatnya. (Anton)

 

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar