Peringati Hari Mangrove Sedunia

Polres Inhil Bersama Kodim 0314/Inhil dan Pemkab Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Kecamatan Kuindra

Polres Indragiri Hilir (Inhil) bersama Kodim 0314/Inhil dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar aksi penanaman mangrove secara serentak di kawasan pesisir Kecamatan Kuindra, Selasa (28/7/2026)

INHIL--(KIBLATRIAU.COM)-- Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Polres Indragiri Hilir (Inhil) bersama Kodim 0314/Inhil dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar aksi penanaman mangrove secara serentak di kawasan pesisir Kecamatan Kuindra, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di Kabupaten Indragiri Hilir.


Kegiatan dipusatkan di kawasan Parit 18, lingkungan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir. Acara dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.15 WIB dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI, Polri, aparat penegak hukum, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat setempat.


Sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove ditanam secara bersama-sama sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian hutan mangrove yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan masyarakat pesisir. Selain mampu mencegah abrasi pantai, hutan mangrove juga berperan sebagai pelindung alami dari gelombang laut, habitat berbagai jenis ikan, udang, kepiting dan satwa lainnya, sekaligus menyerap karbon untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim.


Aksi penanaman mangrove ini dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman, Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Iwan Taruna, Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustopa Farurrahman, M.Han., perwakilan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, para kepala dinas dan UPT terkait, unsur Muspika Kecamatan Kuindra, jajaran personel TNI-Polri, pengurus LPHD Kelurahan Sapat, mahasiswa Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indragiri (UNISI), serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Kuindra.


Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutan mangrove sebagai salah satu aset penting Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki wilayah pesisir dan perairan cukup luas.


Dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta melakukan penanaman bibit mangrove secara simbolis yang diawali oleh Bupati Indragiri Hilir bersama Forkopimda, kemudian dilanjutkan oleh seluruh peserta yang hadir hingga mencapai target penanaman sebanyak 5.000 bibit. Suasana kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung, di mana seluruh peserta bergotong royong menanam mangrove di kawasan LPHD Kelurahan Sapat.


Peringatan Hari Mangrove Sedunia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kerusakan hutan mangrove dapat berdampak pada meningkatnya abrasi pantai, berkurangnya habitat biota laut, serta menurunnya keseimbangan ekosistem pesisir.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian mangrove dan tidak melakukan perusakan kawasan pesisir. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, TNI, Polri, aparat penegak hukum, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga pengelola hutan desa, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung program pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Dengan terlaksananya penanaman 5.000 pohon mangrove di Kecamatan Kuindra, diharapkan kawasan pesisir Kabupaten Indragiri Hilir semakin hijau, mampu mengurangi risiko abrasi, menjaga kelestarian ekosistem, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan masyarakat dan generasi yang akan datang. (Anton)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar