Alami Luka Memar Dipunggung

IRT Numpang Nginap di Rumah Kontrakan Diduga Tewas Dibunuh

Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas kemarin

PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Seorang ibu rumah tangga (IRT)  Sillisa Santri P (46) yang menumpang menginap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Markisa Gang Mangga, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, ibu beranak tiga asal Jorong Unggan Bukik, Desa Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, diduga tewas dibunuh, setelah ditemukan tidak bernyawa, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dengan kondisi, telentang di ruang tamu, dengan bekas luka memar di bagian pipi sebelah kanan, dada bagian tengah ditemukannya jejak kehitaman, lebam di punggung, lidah tergigit dan ada bekas cairan berwarna putih di dekat kemaluan korban.

Sementara penemuan mayat wanita itu sempat menggegerkan warga, setelah rumah kontrakan yang disewa oleh Ja alias Udin (27) tukang cuci mobil, ditumpangi oleh korban untuk menginap.

Sebelumnya korban terlibat pertengkaran dengan suaminya. Hingga harus pergi dari rumah, dan tiba-tiba saat korban sendiri di rumah kontrakan ditemukan tidak bernyawa oleh Udin yang pulang bekerja.

Setelah pintu digedor dan korban dipanggil tidak ada respon. Hingga tetangganya Putri yang datang dan melihat dari balik jendela korban terbaring dengan mata terbelalak.

Kemudian Udin segera bergegas mencongkel jendela dan masuk menemukan korban sudah terbujur kaku. Selanjutnya Udin memberitahukan kepada Ketua RT dan tetangga.

Menyadari ada wanita tewas yang menumpang di kontrakan Udin, Ketua RT segera menghubungi polisi melalu call sign 110. Mendapat laporan ada penemuan mayat, personil Polsek Pangkalan Kerinci bersama Polres Pelalawan segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya jenazah IRT yang baru beberapa hari datang ke kota Pangkalan Kerinci dari Kampung menemui suaminya tersebut di evakuasi ke RSUD Selasih untuk divisum. Tapi naas, korban malah tewas diduga dibunuh.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton, SIK, MH, Kamis (13/8/2026), membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Penyebab kematian korban masih diselidiki dan menunggu hasil otopsi. Namun hasil visum sementara ada ditemukan luka memar di tubuh korban," ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci.

Ditambahkan Kapolsek, sudah memeriksa empat orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian termasuk Udin pemilik kontrakan yang ditumpangi korban, serta suaminya yang sempat kabur membawa anaknya tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam dan dilakukan gelar perkara. Hasilnya akan kita sampaikan oleh Pak Kapolres di press conference besok," tutur mantan Kasat Reskrim Polres Kuansing. (Sa)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar