Bacaan Doa usai Sholat Dhuha untuk Memohon Rezeki
Ilustrasi doa
JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)-- Pada pagi hari adalah waktu ketika pintu-pintu rezeki mulai dibentangkan dan manusia memulai setiap langkahnya untuk menjemput karunia nikmat Allah SWT. Tidak hanya dengan usaha, manusia juga bisa melakukan Sholat Dhuha untuk memperkuat ikhtiar dan berdoa meminta kepada Sang Maha Pemberi Rezeki untuk mempermudah jalan pencariannya.Setelah melaksanakan Sholat Dhuha, baik itu dengan minimal 2 rakaat sampai 12 rakaat, janganlah terburu-buru untuk bangkit dan melanjutkan aktivitas. Hendaklah manusia duduk sejenak dan menengadahkan tangan memohon kelapangan rezeki dengan membaca doa berikut:
اَللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allāhumma innadh dhuhā'a dhuhā'uka, wal bahā'a bahā'uka, wal jamāla jamāluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata 'ishmatuka. Allāhumma in kāna rizqī fissamā'i fa anzilhu, wa in kāna fil ardhi fa akhrijhu, wa in kāna mu'asiran fa yassirhu, wa in kāna harāman fa thahhirhu, wa in kāna ba'īdan fa qarribhu bihaqqi dhuhā'ika wa bahā'ika wa jamālika wa quwwatika wa qudratika ātinī mā ātaita 'ibādakash shālihīn.Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kemampuan adalah kemampuan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jikalau rezekiku berada di langit maka turunkanlah, bila di dalam bumi maka keluarkanlah, bila sukar maka permudahkanlah, bila haram maka sucikanlah, bila jauh maka dekatkanlah. Melalui kemuliaan dhuha-Mu, keagungan-Mu, keelokan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, anugerahkanlah kepadaku kenikmatan sebagaimana yang Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.Mengutip laman NU, setelah membaca doa Sholat Dhuha tersebut lanjutkan dengan bacaan doa pada lafal berikut:
اَللهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكُ أُقَاتِلُ
Allāhumma bika ushāwilu, wa bika uhāwilu, wa bika uqātilu.
Artinya, "Dengan-Mu, aku menerjang. Dengan-Mu, aku berupaya. Dengan-Mu, aku berjuang.
5 Dzikir Pendek Setelah Sholat Dhuha yang Mudah Diamalkan.Setelahnya, bisa menutup bacaan doa Sholat Dhuha dengan melafalkan doa berikut sebanyak 40 atau 100 kali:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Rabbighfir lī, warhamnī, wa tub 'alayya, innaka antat tawwābur rahīm.Artinya, "Tuhanku, ampunilah aku. Kasihanilah daku. Terimalah tobatku. Sungguh, Kau maha penerima tobat dan maha penyayang.
Mengutip buku Amalan Pembuka Rezeki karya Haris Priyatna, Sholat Dhuha memiliki beberapa keutamaan dan fadilah yang dijanjikan langsung melalui sabda Rasulullah SAW:Tercatat sebagai Golongan Orang yang Bertaubat (Awwabin): Rasulullah SAW menegaskan bahwa sholat Dhuha merupakan sholatnya orang-orang yang senantiasa kembali dan bertaubat kepada Allah (HR. Ath-Thabrani dan Al-Hakim).Penggugur Dosa Masa Lalu: Menjaga dua rakaat Dhuha secara istiqamah mendatangkan ampunan dosa dari Allah, sekalipun dosa tersebut membuih laksana buih di lautan (HR. At-Tirmidzi).
Pahala Setara Ibadah Umrah: Seseorang yang melangkahkan kaki keluar dari rumah dalam keadaan bersuci untuk menunaikan sholat fardhu memperoleh ganjaran haji, sedangkan mereka yang mendirikan sholat Dhuha dianugerahi pahala sebanding dengan ibadah umrah (HR. Abu Dawud).Predikat Ahli Ibadah: Hadits riwayat Ath-Thabrani menjelaskan tingkatan keutamaan rakaat Dhuha: dua rakaat menjauhkan diri dari sifat lalai, empat rakaat mencatatkan pelakunya sebagai ahli ibadah, enam rakaat mencukupkan rezeki hari itu, dan dua belas rakaat menjanjikan hunian di surga.
Jaminan Kecukupan Hidup: Berdasarkan hadits qudsi riwayat At-Tirmidzi, Allah menjamin kecukupan bagi hamba yang menyempatkan diri bersujud empat rakaat di permulaan siang hingga petang harinya.Masuk Surga Lewat Pintu Khusus (Bab Adh- Dhuha): Di akhirat kelak, para malaikat akan memanggil hamba-hamba yang istiqamah merutinkan sholat Dhuha untuk memasuki surga melalui pintu kemuliaan bernama Bab Adh-Dhuha (HR. Ath-Thabrani).Penyempurna Sedekah 360 Persendian Tubuh: Setiap ruas tulang dan persendian manusia wajib disedekahi setiap hari, dan seluruh kewajiban sedekah raga tersebut tercukupi hanya dengan mendirikan dua rakaat Dhuha (HR. Muslim).
Meraih Ghanimah (Keberuntungan) yang Berlimpah: Dalam riwayat Shahih Al-Targhib, Rasulullah SAW mengibaratkan orang yang berwudhu lalu masuk ke masjid untuk sholat Dhuha laksana pasukan yang paling dekat tujuannya, paling cepat kepulangannya, dan paling besar memperoleh keberuntungan.Dibangunkan Istana Megah di Surga: Bagi muslim yang mampu memperbanyak rakaat Dhuha hingga dua belas rakaat, Allah SWT akan mendirikan istana khusus untuknya di surga (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).Pemenuhan Hajat Hingga Sore Hari: Allah SWT kembali menegaskan dalam hadits qudsi riwayat Abu Dawud agar hamba-Nya tidak malas menunaikan empat rakaat Dhuha, sebab Allah sendiri yang akan mencukupi kebutuhannya sampai senja tiba.(Net/Hen)

Tulis Komentar