Sudah Dibuatkan Buku Rekening Bank BRI

Pelaku UMKM Sesalkan Program Bantuan BPUM Dinilai tak Serius

Ilustrasi uang

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Saat ini, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dampak pandemi Covid-19 di Riau masih ada yang belum diterima pelaku usaha. 

Padahal pelaku UMKM tersebut sudah terdaftar sebagai penerima dan sudah dibuatkan buku rekening Bank BRI.

Hal ini menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat atas program pemerintah berdasarkan regulasi Peraturan Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkopukm) Nomor 6 Tahun 2020.

Salah seorang pelaku UMKM mengaku sangat kecewa atas program resmi pemerintah tersebut,  karena dinilai tak serius pengelolaannya.

"Saya sudah isi data lengkap, sudah foto, sudah dibuatkan rekening penerima Bank BRI dengan saldo Rp0 rupiah. Dan  sampai sekarang tetap saldo nol rupiah," kesal seorang penerima yang terdaftar dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau kepada wartawan, Selasa (10/11/2020).

Sambil memperlihatkan buku rekening bank serta daftar penerima,  sumber yang minta namanya tak dituliskan tersebut mengaku sangat kecewa. 

"Ini program serius pemerintah atau prank (main-main)?," ujar sumber pula seraya berharap pemerintah serius menindaklanjuti dan tidak lepas tangan. 

Terkait kendala pelaksanaan BPUM tersebut,  Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Riau Asrizal mengakui masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Karena ada lima lembaga pengusul BPUM tersebut. 

"Ada Dinas Koperasi dan UMKM Kab/Kota dan Provinsi, ada Kementerian dan Lembaga, ada  Koperasi Berbadan Hukum, 
Perbankan dan Perusahaan,  Pembiayaan yang terdaftar di OJK serta Lembaga Penyalur Kredit Pemerintah," ujar Asrizal. 

Kondisi ini kata Asrizal mengakibatkan tumpang tindih pengusulan, sehingga sulit memastikan UMKM yang dapat dari siapa lembaga pengusul. "Ini yang saat ini lagi dicari solusi dengan Kemenkop," kata Asrizal. 

Namun Asrizal tak menjelaskan jika ada pelaku UMKM terdaftar menerima yang melaporkan tak kunjung masuk dana bantuannya.

Penelusuran media ini,  hingga kini proses bantuan masih terus berjalan,  dari masing masing lembaga penyelenggara. (Rls/Hen) 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar