Dukung Pelayanan Masyarakat

Plt Gubri Lantik 2.505 Pegawai PPPK Paruh Waktu, Inilah Pesannya

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, melantik pegawai PPPK Paruh Waktu di Halaman Gedung Daerah, Rabu (24/12/2025).

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Pemerintah Provinsi Riau resmi melantik arau mengangkat 2.505 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pengangkatan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Halaman Gedung Daerah, Rabu (24/12/2025).

Data yang dirangkum, ribuan pegawai yang selama ini mengabdi di lingkungan Pemprov Riau itu kini memperoleh kepastian status kepegawaian dari negara.

Momentum tersebut menjadi titik balik penting sekaligus bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun.

Dari total 2.505 PPPK Paruh Waktu yang diangkat, sebanyak 539 orang merupakan tenaga guru yang diharapkan memperkuat layanan pendidikan di Riau. Selain itu, 300 orang merupakan tenaga kesehatan yang akan menopang pelayanan kesehatan masyarakat, sementara sisanya adalah tenaga teknis yang bertugas di berbagai sektor administrasi dan teknis pemerintahan.


Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa pengangkatan PPPK bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


“Hari ini bukan hanya pelantikan, tetapi penegasan tanggung jawab. Negara telah memberi kepercayaan, mohon dijaga sebaik-baiknya. Tetap jaga integritas,” pesan  SF Hariyanto kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).


Pada kesempatan ini, SF Haryanto menekankan pentingnya etos kerja, kedisiplinan, serta kejujuran dalam menjalankan tugas. Menurutnya, profesionalisme aparatur akan terlihat dari cara bekerja yang bertanggung jawab dan konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kalau kita bekerja dengan baik dan jujur, atasan siapa pun akan memilih dan mempercayai kita. Jaga integritas, perkuat disiplin, buktikan kalian layak,”  jelas  SF Haryanto.

Selain itu  SF Hariyanto juga mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia berharap semangat kerja para pegawai semakin meningkat dan tidak mengalami penurunan disiplin setelah resmi diangkat.


“Kalian sekarang sudah menjadi bagian dari pemerintah. Bekerjalah dengan penuh semangat, jangan kendor, dan tunjukkan bahwa kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” harap SF Hariyanto.


Di balik seremoni penyerahan SK, tersimpan kisah haru para pegawai yang akhirnya meraih kepastian status. Salah satunya Alek S, pegawai Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau. Meski memiliki keterbatasan fisik, Alek hadir dengan penuh semangat dan tak kuasa menahan rasa haru.

“Senang banget, bahagia banget,” ujarnya singkat.


Ia berharap, dengan status sebagai PPPK Paruh Waktu, kinerja pemerintahan ke depan semakin baik dan sejalan dengan arahan pimpinan daerah. Rasa syukur serupa disampaikan Rozi Febrianne, pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang telah mengabdi selama sembilan tahun. Ia mengaku lega akhirnya memperoleh kepastian status, meski harus beradaptasi dengan penempatan baru di bidang Administrasi Farmasi.


“Saya siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” sebutnya dengan wajah gembira.


Melalui pengangkatan ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta menjadi penggerak utama dalam memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor strategis.***

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar