Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan

Ketua Umum Pemuda Maju Pekanbaru Dukung Langkah Walikota untuk Fit and Proper Test RT/RW di Kota Pekanbaru

Ketua Umum Pemuda Maju Pekanbaru (PMP) Sanuar Harris Andrian saat berbincang dengan Walikota Pekanbaru Agung Nugroho SE MM kemarin

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Ketua Umum Pemuda Maju Pekanbaru (PMP) Sanuar Harris Andrian menyatakan dukungan atas langkah Bapak Walikota Agung Nugroho dalam perwako untuk melakukan fit and profer tes terhadap pemilihan Ketua RT dan RW di Kota Pekanbaru.

Pria yang murah senyum ini menilai Perwako tersebut memberi kepastian hukum dan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan lingkungan.

‎"Kami selaku pemuda sangat mendukung dengan Perwako ini memberi kejelasan aturan dan standar bagi Ketua RT/RW ke depannya," papar Harris kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

‎Menurut Harris, peran Ketua RT/RW saat ini tak lagi simbolik. Mereka menjadi garda terdepan pelayanan warga, mulai dari administrasi, keamanan lingkungan, hingga respons cepat persoalan sosial. 

‎Tanpa regulasi yang jelas, pelayanan berpotensi terganggu, terutama di wilayah yang masa bakti pengurusnya telah berakhir.

‎"Kalau pemilihan terus tertunda karena polemik, yang dirugikan itu warga. Kami ingin pelayanan tetap berjalan, bukan terjebak perdebatan," sebut Sanuar Harris.

‎Sementara itu, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho SE MM memastikan bahwa regulasi terkait pemilihan RT/RW serentak telah rampung. 

‎Agung menambahkan, pemilihan kali ini tetap dilakukan secara langsung oleh warga, namun ditambah satu tahapan penting berupa fit and proper test. 

‎Uji kelayakan tersebut dilaksanakan oleh lurah bersama tim lintas OPD Pemko Pekanbaru.

‎"Fit and proper test ini menguji integritas, akhlak, kepemimpinan, dan kesiapan calon RT/RW dalam melayani masyarakat," papar Agung.

‎Selain itu, uji kelayakan mencakup komitmen pelayanan, kemampuan koordinasi, menjaga keamanan dan ketertiban, kepedulian kebersihan lingkungan, serta dukungan terhadap pengelolaan sampah.

‎Pemko berharap mekanisme ini dapat memastikan RT dan RW yang terpilih benar-benar kompeten dan siap bekerja. 

‎"Kami ingin yang terpilih adalah mereka yang sudah teruji dan memahami tanggung jawabnya," tutur Agung. (Kim)


Berita Lainnya...

Tulis Komentar