Bangkitkan Prestasi Sepakbola

Tiga Srikandi Kabupaten Lingga Ikut Kursus Pelatih Sepakbola Licency D Diploma Nasional

Tiga Srikandi Kabupaten Lingga mengikuti pelatihan licency D, Jum'at (9/1/2026)

DABOK--(KIBLATRIAU.COM)-- Kursus Pelatih sepakbola Licency “D” Diploma Nasional yang digelar oleh Askab PSSI Kabupaten Lingga di Dabok sudah memasuki hari ke empat. Suasana pelatihan berjalan dengan baik dan lancar, namun di balik kursus tersebut ada yang sangat menarik, yaitu dari 28 orang peserta kursus terdapat tiga orang wanita.

Ketiga wanita ini, Riska Elmeiri, Wirda dan Maryati berstatus Guru PJOK di beberapa sekolah di Kota Dabok Kabupaten Lingga, dan mereka juga merupakan alumni Mahasiswa Penjaskes Universitas yang ada di Riau.


Dari pantauan di lapangan dan informasi dari beberapa sumber di PSSI Asprov Kepri, ketiga srikandi ini merupakan wanita pertama di daerah Kepri untuk calon pelatih sepakbola yang berasal kaum wanita, dimana selama ini sangat jarang kaum hawa ini yang jadi pelatih sepakbola.

Selama mengikuti kursus terlihat mereka mampu bersaing dengan peserta laki-laki saat menerima materi yang terdiri dari teori dan praktek di lapangan, dan bahkan mereka ini mampu juga bersaing untuk menjabarkan setiap materi teori maupun praktek bersamaan dengan peserta laki-laki.


Ketua pelaksana Kursus Licency “D” Supardi, Jum’at (9/1/26) ketika ditemui Kiblatriau.com mengatakan bahwa,  peserta kursus kali ini hampir 80% mereka ini adalah para guru di beberapa sekolah di daerah Lingga, hal itu dilakukan untuk memudahkan pembinaan terhadap para pemain yang rata-rata masih duduk di bangku  sekolah.

“ Untuk kedepannya kita berharap dari hasil kursus pelatih sepakbola Licency “D” ini nantinya akan mampu membangkitkan prestasi sepakbola Kabupaten Lingga, pengganti salah seorang pemain Nasional Indonesia yang cukup tenar juga berasal dari daerah ini, Ramdhan Sananta," ujarnya.

 

Sedangkan di sisi lain, Coach Education DR Kartono Pramdhan, didampingi 2 orang Ass Coach Education Aris Yulianto Tanjung Pinang dan Syamsir Suryana kota Batam, memberikan materi kursus sesuai dengan filosofi sepakbola Indonesia (Filanesia), yang sudah dimodefikasi berupa G.A.G dan Progresif Foodball.

Materi ini sekarang merupakan model terbaru yang sedang dikembangan oleh pihak PSSI untuk mengejar ketertinggal kita dari negara-negara yang sudah maju sepakbolanya seperti Korea Selatan,Jepang maupun lainnya.(Syamsir)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar