Periode 2026-2029

Aklamasi, Wira Saputra Terpilih sebagai Ketua PWI Kepulauan Meranti

Wira Saputra resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti periode 2026-2029 dalam Konferensi VI PWI Kepulauan Meranti yang digelar di Afifa Sport, Jalan Banglas, Selatpanjang, Jumat (20/2/2026)

SELATPANJANG-(KIBLATRIAU.COM)-- Wira Saputra resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti periode 2026-2029 dalam Konferensi VI PWI Kepulauan Meranti yang digelar di Afifa Sport, Jalan Banglas, Selatpanjang, Jumat (20/2/2026) malam.

Keputusan itu diambil melalui musyawarah mufakat dalam sidang konferensi yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Terpilihnya Wira menandai estafet kepemimpinan baru setelah berakhirnya masa jabatan Ketua PWI Kepulauan Meranti periode 2023-2026, Safrizal.

Hadir memantau langsung jalannya konferensi, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar didampingi jajaran pengurus provinsi lainnya. Di antaranya Sekretaris N Doni Dwi Putra, Wakil Sekretaris Jinto Lumban Gaol, Wakil Ketua Bidang Organisasi (OKK) Bambang Irawan Syahputra, serta Ali Imran, yang turut mengawal transparansi pemilihan.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Wira Saputra menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar beserta jajaran atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada PWI Kepulauan Meranti.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Bimbingan dan arahan dari PWI Provinsi menjadi pegangan penting bagi kami dalam menjalankan roda organisasi ini," ujar Wira.

Ia mengakui amanah tersebut bukan hal ringan. Bergabung di PWI sejak 2019, Wira menyebut dirinya masih dalam proses belajar dan sangat membutuhkan dukungan para senior serta seluruh anggota.

"Terus terang, amanah ini bukan sesuatu yang ringan. Kami masih belajar dan membutuhkan tunjuk ajar serta masukan dari para senior dan rekan-rekan semua agar organisasi ini semakin kuat," katanya.

**Lanjutkan Program Unggulan

Wira menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat program-program yang telah berjalan. Salah satunya adalah program PWI Goes To School yang rutin digelar setiap tahun.

"Program ini penting untuk mengenalkan dunia jurnalistik kepada pelajar sekaligus menanamkan etika jurnalistik sejak dini. Ke depan, kegiatan ini akan kita perluas dan tingkatkan kualitasnya," tegasnya.

Selain itu, penguatan koperasi PWI menjadi perhatian utama dalam kepemimpinannya. Menurut Wira, koperasi merupakan sarana kemandirian organisasi dan wadah kerja sama yang mampu menghadirkan sumber pendapatan mandiri bagi anggota.

"Koperasi ini akan kita tambah koorbisnisnya agar lebih produktif dan profesional. Tata kelola akan kita perkuat, manajemen diperbaiki, dan transparansi tetap dijaga," jelasnya.

Ia juga menargetkan peningkatan kompetensi anggota melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), penertiban administrasi organisasi, serta mendorong kepemilikan kantor representatif sebagai pusat aktivitas dan pengembangan kapasitas anggota.

"Kita percaya kekuatan PWI ada pada kebersamaan dan integritas. Tidak ada sekat antara senior dan junior. Ini amanah kita bersama untuk menjaga marwah organisasi," ucap Wira.

Sebelumnya, Ketua PWI Kepulauan Meranti periode 2023-2026, Safrizal, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi yang telah terbangun selama ini.

"Kita sudah membangun kebersamaan ini tidak sebentar. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk tetap kompak ke depannya, jangan mudah terpecah belah. Alhamdulillah, sampai hari ini PWI Meranti masih solid dan itu harus terus kita jaga," ujar Safrizal.

Ia juga menegaskan bahwa kekompakan bukan hanya soal kebersamaan, tetapi tentang menjaga kehormatan profesi.

"Kalau kita kompak, organisasi ini akan kuat. Dan kalau organisasi kuat, maka marwah kita sebagai wartawan juga akan semakin dihargai," tambahnya.

**Pesan Ketua PWI Riau

Sementara itu, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar mengingatkan bahwa meskipun jumlah anggota PWI di Kepulauan Meranti relatif lebih sedikit dibanding beberapa kabupaten lain, kualitas dan integritas harus menjadi prioritas utama.

"Meski demikian, bagi kita wartawan berintegritas kita perlulah menjaga marwah kita, jangan sampai menjejaskan identitas kita sebagai wartawan. Di sini posisi kita sebagai wartawan, kita harus menyadari itu. Kita kan sumber penyampaian informasi kepada masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa wartawan memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi yang benar serta mencerahkan.

"Kita boleh kritis, kita wajib menyampaikan fakta. Tapi jangan lupa, kita juga membawa nama organisasi dan daerah. Marwah itu harus kita jaga bersama," ujar Raja Isyam.

Ia juga menekankan bahwa wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan fakta, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai agen pencerahan di tengah masyarakat.

"Walaupun kita boleh mengkritik dan menuliskan fakta yang faktual, dalam kepala kita tetap harus tertanam jati diri daerah. Kita juga agen pencerahan tentang kondisi daerah di tengah masyarakat," katanya.

Raja Isyam juga secara khusus menyoroti pentingnya penguatan koperasi PWI sebagai upaya membangun kemandirian organisasi. Namun ia mengingatkan agar pengelolaan usaha tersebut tidak mengaburkan identitas utama anggota sebagai wartawan.

"Koperasi silakan diperkuat, dikembangkan secara profesional. Itu bagus untuk kemandirian organisasi. Tapi jangan lupa, profesi kita adalah wartawan. Tanggung jawab utama kita tetap menjaga marwah dan nama baik organisasi," tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru, PWI Kepulauan Meranti diharapkan semakin solid, profesional, dan mandiri, sekaligus terus menghadirkan karya jurnalistik yang berimbang, beretika, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.***

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar