Kiat-kiat Agar Sholat Berkualitas dan Diterima Allah SWT, Inilah Penjelasan Lengkap Ustadz H Khairun Ridwan Lc
Ustadz H Khairun Ridwan Lc saat menyampaikan santapan rohani Ramadhan Ahad (22/2/2026)
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Ustadz yang menyampaikan santapan rohani Ramadhan pada malam yang kelima di Masjid Nurul Muhsinin Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai yakni ustadz H Khairan Ridwan Ahad (22/2/2026).Sebelum menyampaikan tausiah nya, ustadz H Khairun Ridwan Lc mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas kehendaknya kita semua bisa berkumpul bersama di dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Selain itu, ustadz H Khairan Ridwan juga tak lupa mengirinkan salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Karena dengan banyak bersalawat akan mendapatkan safaat dan akui sebagai umatnya kelak di yaumil akhir. Amin ya rabbal alamin.
Dalam santapan rohani Ramadhan ini ustadz H Khairun Ridwan menyampaikan tentang bagaiman kia-kiat agar sholat berkualitas dan diterima oleh Allah SWT.
Dijelaskan ustadz H Khairun Ridwan bahwa sholat adalah tiang agama dan sarana utama komunikasi serta penghambaan diri antara manusia dengan Allah SWT, yang wajib dilakukan 5 kali dalam sehari. Secara bahasa, sholat berarti doa, sementara secara syariat adalah ibadah yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam untuk mengingat Allah, mencegah perbuatan keji/mungkar, serta membentuk jiwa yang disiplin. Dikatakan ustadz H Khairun Ridwan bahwa agar sholat berkualitas dan diterima oleh Allah SWT ada beberapa kiat. " Antara nya kita harus iklas dalam mengerjakan sholat. Tidak ada bercampur dengan hal yang lain, sehingga apa yang kita lakukan dalam sholat benar-benar iklas dari hari kita" ujar ustadz H Khairun Ridwan di hadapan puluhan jamaah yang hadir.

Diterangkan ustadz H Khairun Ridwan kiat selanjutnya agar sholat berkualitas dan diterima oleh Allah SWT adalah mengerjakan sholat dengan khusyuk.
"Agar shalat berkualitas (khusyuk) dan diterima Allah SWT, lakukan persiapan mental dan fisik dengan menyempurnakan wudhu, menepati waktu dan sholat berjamaah. Kemudian hayati makna setiap bacaan, lakukan tuma'ninah (tenang, tidak tergesa-gesa), dan anggaplah shalat sebagai perjumpaan terakhir dengan Allah SWT," ujar ustadz H Khairun Ridwan.
Selanjutnya yang terakhir ditambahkan ustadz H Khairun Ridwan agar sholat berkualitas dan diterima kiatnya harus sempurna rukuk dan sujud.
Diterangkan ustadz H Khairun Ridwan bahwa sempurna rukuk dan sujud dalam sholat ditandai dengan tuma'ninah (tenang/diam sejenak) pada tiap gerakan, punggung rata saat rukuk, dan menempelkan 7 anggota badan saat sujud.
"Hindari gerakan tergesa-gesa karena termasuk rukun sholat yang mempengaruhi keabsahan, di mana rukuk/sujud yang kurang sempurna dapat membuat sholat tidak diterima oleh Allah SWT.
Rukuk yang sempurna yaitu membungkukkan badan dengan punggung dan leher sejajar/rata, tidak melengkung, dengan tangan memegang lutut dan jari-jari terbuka.
Mata mengarah ke tempat sujud.
Tuma'ninah: diam sejenak hingga posisi tegak. Kemudian sujud yang sempurna menempelkan 7 anggota badan: dahi (termasuk hidung), kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua kaki.
Posisi sujud harus mantap, siku diangkat (tidak menempel lantai), dan menjauhkan siku dari pinggang (bagi laki-laki).Tuma'ninah: sujud dengan tenang. Oleh karena itu, ruku' dan sujud harus menjadi perhatian utama agar sholat sah dan diterima di sisi Allah SWT.

Hadits Nabi Muhammad SAW memperingatkan bahwa seseorang bisa sholat selama 60 tahun. Namun tidak satu pun diterimanya akibat tidak menyempurnakan ruku' dan sujud (tidak tuma'ninah). Shalat dianggap "mencuri" jika ruku' sempurna tapi sujud asal-asalan, atau sebaliknya, " tutur ustadz H Khairun Ridwan.
Pada kesempatan ini ustadz H Khairun Ridwan juga menyampaikan bahwa di momen bulan ramadhan ini, memperbanyak melakukan amal kebaikan, karena di bulan Ramadhan ini merupakan bulan yang istimewa, banyak keberkahan dan bulan penuh ampunan. " Oleh sebab itu, lakukan semua amal kebaikan. Begitu juga berkaitan dengan sholat yang berkualitas, sehingga apa yang kita lakukan bisa diterima oleh Allah SWT. Jangan lupa juga pada bulan Ramadhan ini, meminta ampun atas dosa yang kita lakukan , sehingga dosa dihapuskan oleh Allah SWT," pungkas ustadz H Khairun Ridwan.***

Tulis Komentar