Pemuda Peduli Pelalawan Temukan Kafe Remang-Remang dan Warung Tuak Buka di Bulan Ramadhan
Pemuda Peduli Pelalawan melakukan sweeping dan monitoring sejumlah kafe remang-remang dan warung tuak di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (5/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Sejumlah kafe remang-remang dan warung tuak ditemukan masih buka di bulan suci Ramadhan, tanpa mengindahkan Surat Edaran (SE) Bupati Pelalawan.
Hal itu terkuak, ketika Pemuda Peduli Pelalawan melakukan sweeping dan monitoring sejumlah kafe remang-remang dan warung tuak di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (5/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Ironisnya bukan saja ditemukan puluhan kafe remang-remang dan warung atau lapo tuak yang buka di bulan suci Ramadhan, tapi mereka menyajikan minuman keras (Miras) dan pelayan cewek-cewek seksi.
Dikomandoi Dedi Azwandi, Ketua Pemuda Peduli Pelalawan turun menyisir ibu kota Kabupaten Pelalawan, menukan lapo tuak masih buka di Simpang Anjing, dengan pelayan wanita dan menyedikan minuman keras jenis anggur merah.
Ketika melakukan sweeping pertama, personil Polres Pelalawan ikut hadir melakukan pemeriksaan. Setelah sebelumnya tim gabungan Satpol PP Pelalawan juga turun memberikan himbauan, tapi mereka ditemukan tetap buka.
Setelah itu dilanjutkan ke Jalan Lingkar, ini lebih mengejutkan puluhan kafe remang-remang, tidak mengindahkan Surat Edaran (SE) Bupati Pelalawan Nomor 13 Tahun 2026, agar menutup tempat usahanya selama bulan Ramadan 1447 hijriah.
Ketika rombongan Pemuda Peduli Pelalawan datang melakukan sweeping, terlihat sejumlah tamu dengan santai duduk menikmati minuman keras yang tersaji di atas meja, jenis bir bintang, tuak dan anggur merah.
Sementara di dampingi pelayan cewek seksi dan lampu kelap-kelip membuat suasana di kafe remang-remang kian meresahkan masyarakat dan telah menodai bulan suci Ramadhan tersebut.
"Kami hadir disini ingin menyampaikan himbauan terkait surat edaran Bupati Pelalawan, selama bulan Ramadan dilarang buka. Jadi mohon bapak-bapak dan ibu-ibu untuk menghargainya," tegas Dedi Azwandi kepada pemilik kafe.
Setelah menemukan puluhan kafe remang-remang dan lapo tuak yang buka dengan menyedikan Miras dan pelayan cewek seksi, langsung disampaikan ke pihak berwenang via WhatsApp.
"Kami minta kepada aparat pengak hukum baik kepolisian dan Satpol PP, serius bertindak untuk segera melakukan penertiban. Karena peringatan sudah disampaikan, tapi mereka tetap buka di bulan puasa Ramadhan ini," tegasnya.
Namun, apabila himbauan ini tidak diindahkan. Karena sudah sangat meresahkan, Dedi berjanji akan mengerahkan massa lebih banyak untuk melakukan sweeping dan sekaligus penertiban.
"Kalau juga masih ada yang bandel, walau pihak Satpol PP dan Kepolisian turun. Kami minta seluruh kafe remang-remang dan warung tuak agar ditutup permanen, baik yang terbuka maupun online," ujar Dedi yang juga pegiat sosial dari Rumah Relawan Duafa Kabupaten Pelalawan tersebut.****

Tulis Komentar