Harapan Masyarakat Desa Belantaraya

Keterbatasan Fasilitas, SMA Negeri 2 Gaung Gelar Ujian Akhir Tertib dan Lancar

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Gaung, Ruston Efendi, S.Pd,

INHIL--(KIBLATRIAU.COM)--
Di tengah keterbatasan fasilitas yang ada di wilayah pedesaan, SMA Negeri 2 Gaung yang terletak di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir tetap menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan. Dimana, pada Senin (6/4/2026), sekolah tersebut menggelar ujian akhir semester bagi siswa kelas XII dengan tertib dan lancar.


Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Gaung, Ruston Efendi, S.Pd, saat diwawancarai Kiblatriau.com melalui sambungan seluler menjelaskan, bahwa pelaksanaan ujian berjalan sebagaimana mestinya tanpa kendala berarti.


“Kami sedang melaksanakan ujian semester akhir untuk siswa kelas XII,” ujarnya singkat.


Di balik kesederhanaan sarana dan prasarana, semangat belajar para siswa tetap tinggi. Tercatat sebanyak 71 siswa kelas XII mengikuti ujian akhir tahun ini. Sementara itu, total keseluruhan siswa di sekolah tersebut mencapai sekitar 230 orang, dengan dukungan 15 tenaga pengajar berstatus ASN.


Ruston Efendi mengungkapkan rasa syukur atas kondisi sekolah yang tetap kondusif. Ia menilai, keterbatasan bukan menjadi penghalang bagi siswa untuk terus berprestasi.


“Alhamdulillah, kondisi sekolah kami aman dan terkendali. Walaupun sederhana, anak-anak tetap semangat untuk belajar,” sebutnya.

Lebih dari sekadar tempat menimba ilmu, kehadiran SMA Negeri 2 Gaung di Desa Belantaraya menjadi harapan besar bagi masyarakat sekitar. Sekolah ini dinilai sangat membantu warga, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan tingkat menengah.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sebelum adanya SMA di desa mereka, banyak anak yang tidak melanjutkan pendidikan karena faktor jarak dan biaya.


“Kami sangat bersyukur sekarang sudah ada SMA di desa ini. Dulu kalau sekolah harus ke kecamatan, jaraknya jauh dan butuh biaya lebih. Sekarang anak-anak kami bisa sekolah tanpa beban berat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan sekolah ini bukan hanya mempermudah akses pendidikan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas generasi muda di desa.
Dengan segala keterbatasan yang ada, SMA Negeri 2 Gaung membuktikan bahwa semangat pendidikan di pelosok daerah tetap hidup. Harapan pun kini bertumpu pada perhatian pemerintah agar fasilitas pendidikan di daerah dapat terus ditingkatkan demi masa depan generasi bangsa. (Anton)

 

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar