Sempat Dua Bulan Ditahan

Terkatung -katung selama Dua Hari di Pelabuhan Sagulung, Pemuda Asal Batu Mandi Diselamatkan Warga

Ridho Efendi

 

BATAM--(KIBLATRIAU.COM)-- Usai dideportasi dari Johor Malaysia ke Pulau Batam, Ridho Efendi 31 tahun suku Jambak pemuda berasal dari Desa Batu Mandi Tilatang Kabupaten Agam, saat ini dtampung sementara di rumah Gadang IKLA Marina Batam.


Kondisi Ridho Efendi ketika ditemui Senin malam (6/04/2026) sangat menyedihkan kondisi tubuh kurus dan linglung, tapi masih bisa memberikan keterangan kepada awak media, dengar suara lirih tentang apa yang pernah dialaminya

" Saya dideportasi dari Johor Malaysia sekitar dua hari sebelumnya, karena selama berada di Johor Malaysia tidak mempunyai dokumen resmi sebagai TKI", ujarnya.


Sebelumnya dia berangkat ke Johor Malaysia sekitar bulan Januari 2025 dari Dumai menuju Batam dan kembali ke Dumai dibawa oleh agen, selanjutnya menuju Johor Malaysia, selama disana Ridho bekerja di pabrik roti, semula tidak ada masalah bekerja dengan baik, tapi suatu saat ketika Polis Diraja Malaysia mengadakan razia ke pabrik roti dimana dia bekerja disitulah nasib naas menimpa dirinya beserta rekan lainnya, karena tidak punya legalitas diri yang resmi ditahan oleh Polis.


Menurut Ridho, dirinya ditahan di Balai Polis selama lebih kurang 2 bulan beserta TKI lainnya, tapi dia tidak tahu di daerah mana ditahan itu, setelah dikeluarkan dari tahanan dijemput oleh agen yang dia juga tidak tahu siapa nama agen tersebut. Kemudian ia dibawa ke pelabuhan yang juga dirinya tidak tahu namun setelah sampai di Batu Ampar Batan dirinya sadar, dari pelabuhan Batu Ampar terus kepelabuhan Sagulung sampai ditemukan oleh relawan IKLA. Tetapi sangat disayangkan ketika ditemukan oleh warga IKLA suku Jambak Ridho Efendi tidak mempunyai identitas diri dan baju yang dipakai hanya yang melekat di badan saja, semua identitas diri sudah diambil ketika ditahan dan tidak dikembalikan lagi.


Dari hasil mufakat keluarga besar Suku Jambak Kota Batam mencoba menghubungi keluarganya yang ada di kampung untuk pemulangannya, dan sudah disepakati dalam waktu dekat ada seorang relawan yang akan membawa Ridho ke kampungnya.

"Kedepan ini menjadi pelajaran bagi warga yang ingin mencari pekerjaan keluar negeri. Jangan mudah terpedaya dengan iming-iming dan kalau mau kerja keluar negeri itu lalui jalur resmu, " ujar salah seorang tokoh yang enggan namanya disebutkan.(Syamsir.S).

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar