Makin Dekat ke Timnas Indonesia

PSSI Rencanakan Naturalisasi Dean Zandbergen dan Luke Vickery

Luke Vickery dan Dean Zandbergen.

Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dikabarkan akan segera menaturalisasi sejumlah pemain keturunan yang berkarier di Eropa, termasuk dua antaranya adalah Luke Vickery dan Dean Zandbergen.PSSI harus gerak cepat, mengingat Timnas Indonesia dalam waktu dekat akan melakoni sederet laga Internasional, termasuk FIFA matchday dan FIFA ASEAN Cup.Berdasarkan jadwal, FIFA matchday akan digelar pada Juni 2026 dan FIFA ASEAN Cup  
berlangsung pada September-Oktober 2026.Tidak adanya striker mumpuni yang bisa berduet dengan Ole Romeny sebenarnya sudah menjadi pekerjaan rumah (PR) sejak Timnas Indonesia masih ditukangi Shin Tae-yong serta Patrick Kluivert.

Krisis striker atau yang lebih sering disebut sebagai pemain nomor 9 juga menerpa juru taktik anyar, John Herdman, di ajang FIFA Series 2026 beberapa waktu lalu.Ramadhan Sananta yang diduetkan dengan Ole Romeny tak mampu menjalankan tugas  dengan baik dan terlihat kepayahan untuk mencetak gol, baik saat melawan Saint Kitts and Nevis maupun Bulgaria.Inilah yang membuat PSSI berencana menaturalisasi sejumlah pemain keturunan, termasuk untuk mengisi posisi krusial di lini depan.

Rencana PSSI tersebut disambut gembira banyak pihak, termasuk pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan.Via kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan, Ronny Pangemanan mengatakan apa yang diusahakan PSSI merupakan kabar yang  menggembirakan. Terlebih yang gencar diberitakan, dua penyerang tambahan itu Luke Vickery dan Dean Zandbergen.Luke Vickery saat ini bermain untuk Macarthur FC di kasta teratas balbalan Australia. Sedangkan Dean Zandbergen adalah bintang klub  
Liga 2 Belanda yang tengah naik daun, VVV-Venlo."Sekarang sudah kencang beredar Luke Vickery, pemain muda berusia 20 tahun, bermain di Macarthur FC saat ini di kasta tertinggi Australia, dikabarkan makin dekat untuk dinaturalisasi, atau bahkan  sudah muncul diproses untuk dinaturalisasi," kata Ronny Pangemanan.

"Walaupun sebenarnya ini belum ada pengumuman secara resmi dari federasi, atau PSSI dari ketua umum, bahwa Luke Vickery sudah pasti dinaturalisasi," imbuh pengamat yang juga jurnalis senior yang akrab disapa Ropan.Menurut Ropan, rencana  naturalisasi terhadap dua penyerang keturunan itu saat ini sedang berproses."Kita menyambutnya dengan baik kabar ini. Konon kabarnya sedang berproses. Kalau memang ini benar-benar terjadi, maka kita menyambut dengan baik bahwa di lini serang  
untuk nomor 9 itu sudah terisi," kata Ropan.

Berkaca dari dua laga FIFA Series kemarin, Ole Romeny sejatinya bermain sebagai nomor 10. Ia di belakang Ramadhan Sananta yang diplot sebagai targetman atau pemain nomor 9. Ole Romeny tampak begitu menikmati perannya."Sebelumnya Ole  Romeny yang masuk di sana, walaupun dia sebenarnya sebagai nomor 10. Kalau mau lihat penampilan Ole bermain dengan Saint Kitts and Nevis atau dengan Bulgaria, dia lebih enjoy bermain di belakang striker," tukas Ropan.Nah, dalam waktu yang tak  
lama lagi, Skuad Garuda akan punya tombak andalan sebagai pemburu gol. Posisi itu bisi diisi Dean Zandbergen atau Luke Vickery, bergantung keputusan John Herdman selaku juru taktik.

"Maka, kita perlu memang untuk mendatangkan seorang pemain di  lini serang yang berposisi nomor 9. Kemarin saya sudah mengatakan, ada satu pemain lagi, yakni Dean Zandbergen yang sedang gacor bersama VVV-Venlo di Liga 2 Belanda," tutur Ropan."Kalau dia pun dijajaki dan kemudian ada keseriusan dipanggil  lebih bagus. Kedatangan Luke Vickery ini akan menambah tebal lini serang kita. Sehingga opsi bagi pelatih kepala John Herdman untuk menentukan pemain di lini depan itu sangat banyak."Dia bisa mengutak-atik siapa yang dimainkan lebih awal.  Seandainya memang cepat berproses dari Luke Vickery dan juga dengan Dean Zandbergen," pungkas Ropan.(Net/Hen)


Berita Lainnya...

Tulis Komentar