Diancam Pakai Parang, Sepeda Motor Vario 125 Raib Dibawa Kabur Pelaku
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP kemarin
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Lantaran merasa nyawanya terancam oleh lima orang menggunakan senjata tajam, seorang pria berinisial AF (27) nekat kabur menyelamatkan diri dan meninggalkan sepeda motornya di depan kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru.
Peristiwa yang diduga merupakan aksi begal itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta dekat simpang Jalan Teropong, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Pengalaman AF ini Informasi sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban baru pulang dari tempat kerjanya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam miliknya. Namun sesampai di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet lima orang pelaku yang datang menggunakan dua unit sepeda motor.
Akibat dipepet, korban terjatuh dari kendaraannya. Tidak lama kemudian, salah seorang pelaku mendekati korban sambil membawa sebilah parang dan mengarahkannya kepada korban.
Karena takut menjadi korban kekerasan, AF langsung melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Sementara sepeda motor miliknya tertinggal di lokasi dan kemudian dibawa kabur para pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Ipda Herman Zamroni menjelaskan bahwa adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Korban dipepet lima orang pelaku menggunakan dua sepeda motor hingga terjatuh. Salah satu pelaku kemudian mengancam korban menggunakan parang,” terang Herman kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Ia mengatakan, korban memilih melarikan diri karena takut diserang pelaku. Setelah itu, sepeda motor korban raib dibawa kabur.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari.
“Masyarakat diminta segera melapor ke pihak kepolisian atau menghubungi layanan Hotline 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,”’ tutur Herman.***

Tulis Komentar