Kawanan Perampok Sadis Ditangkap, Kedua Kaki Ditembak Polisi
Kawanan perampok sadis diamankan polisi
PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)--Tim Gabungan Satreskrim dan Intelkam Polres Pelalawan berhasil mengungkap kasus perampokan abang dan adek yang terjadi di perkebunan sawit Desa Pangkalan Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Hingga pelaku perampok sadis kedua kakinya didor polisi yakni BG alias Ompong (34) warga asal Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dan AS alias Ali (36) warga Desa Petodaan Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan berhasil ditangkap di Kampung Kalapacagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Ahad (7/6/2026) lalu
Sedangkan dua orang penadah sepeda motor hasil rampokan, KA (30) dan SB (26) ditangkap di daerah Kamuning, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Selasa (9/6/2026) lalu.
"Pengungkapan ini berkat kerjasama tim gabungan yang telah berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) menyebabkan satu korban meninggal dunia. Serta mengamankan dua penadahnya," tegas Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi STK, SIK, MH, dan kasi Humas AKP Thomas Bernandes Siahaan SSos, dalam konferensi pers, Kamis (11/6/2026) sore di aula Mapolres Pelalawan.
Dijelaskan Kapolres, bahwa kasus curas alias perampokan ini terjadi, Jumat (29/6/2026) lalu yang mengakibatkan Jopan Setia Hulu (20) tewas dibacok pelaku dengan luka robek di kepala dan adiknya Zelpi Hulu (15) mengalami luka lebam di leher dan kedua tangan diikat, serta sepeda motor Honda Revo warna merah raib dibawa kabur.
Menindaklanjuti peristiwa itu, kemudian memerintahkan Kasat Reskrim bersama Polsek Kerumutan untuk turun melakukan penyelidikan, hingga berhasil mengendus ciri-ciri pelaku yang kabur ke Jalan Lintas Sumatra arah pulau Jawa.
Berkat keterangan saksi dan petunjuk dari kamerah CCTV pelaku yang kabur dengan sepeda motor korban berhasil dilacak. Setelah terdeteksi keberadaanya di daerah Provinsi Banten.
"Selama delapan hari kasus perampokan disertai pembunuhan ini berhasil diungkap. Tapi saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti berusaha kabur, hingga diberi tembakan peringatan tetapi tak di indahkan. Maka tim gabungan dan tim Raga melumpuhkan kedua pelaku di kedua kakinya," terang Kasat Reskrim.
Kondisi kedua kaki kawanan perampok sadis langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah berhasil proyektil dikeluarkan dan kedua kaki dibalut perban, kondisi mulai sehat kembali digiring ke Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan.
"Motifnya ekonomi dimana otak pelakunya melakukan perampokan adalah pelaku Ompong yang terdesak butuh uang. Jadi membawa rekannya Ali untuk merampok pengendara motor di perkebunan sawit. Tapi korban melawan dan dipukul berulang kali mengunakan kayu panjang hingga meninggal dunia," tutur Kapolres.
Untuk proses hukum selanjutnya dua pelaku utama perampokan disertai pembunuhan dan dua penadah telah diamankan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami menghimbau kepada masyarakat Pelalawan, mari sama-sama menjaga kondisi tetap aman. Jngan percaya berita hoaks yang meresahkan. Bagi pelaku akan kami ditindak tegas, yang coba main-main di wilayah Polres Pelalawan," tutur Kapolres. (Sa)

Tulis Komentar