Pembukaan MTQ di Kuansing ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Gemerlap panggung utama, lantunan ayat suci Al-Qur'an, dan antusiasme ribuan masyarakat mewarnai malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu malam (27/6/2026).
KUANSING-- (KIBLATRIAU.COM)--Gemerlap panggung utama, lantunan ayat suci Al-Qur'an, dan antusiasme ribuan masyarakat mewarnai malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu malam (27/6/2026).
Perhelatan akbar yang diikuti kafilah dari 12 kabupaten/kota se-Riau itu resmi dibuka, menandai dimulainya pelaksanaan berbagai cabang musabaqah. Kemeriahan malam pembukaan diawali parade kafilah mengelilingi Astaka Utama MTQ. Kafilah Kabupaten Siak yang tampil pada urutan kedelapan melintas di hadapan panggung kehormatan.
Kafilah Kabupaten Siak dipimpin Ketua LPTQ Siak Adam Malik dengan kekuatan 70 peserta putra dan putri. Mereka didampingi 60 pelatih, ofisial, dan panitia serta mengusung tema "Membumikan Al-Qur'an di Negeri Istana."
Dari atas panggung, Bupati Siak Afni menyapa dan melambaikan tangan sebagai bentuk dukungan kepada para peserta yang akan berlaga membawa nama Negeri Istana.
Menjelang perlombaan, Afni berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan tidak terbebani dengan hasil akhir.
"Yang paling penting semuanya sehat. Tampilkan kemampuan terbaik yang sudah dipersiapkan. Jangan terlalu memikirkan menang atau kalah. Berikan yang terbaik, jaga dan harumkan nama baik Kabupaten Siak," pesannya.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-44 Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, melaporkan MTQ tahun ini diikuti 816 peserta dari 12 kabupaten/kota yang akan berlaga pada 27 golongan musabaqah. Penyelenggaraan juga dimeriahkan dengan pawai ta'aruf, parade budaya, pawai perahu hias, bazar UMKM, serta didukung 230 dewan hakim dan panitera.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, LPTQ, panitia, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-44 Provinsi Riau.
"MTQ bukan hanya menjadi syiar Islam, tetapi juga harus memberikan dampak yang seluas-luasnya bagi masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan MTQ tahun ini disinergikan dengan budaya Pacu Jalur untuk memperkuat syiar Al-Qur'an, melestarikan budaya, meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Pembukaan MTQ ke-44 menjadi awal bagi Kafilah Kabupaten Siak mengikuti seluruh rangkaian musabaqah. Dengan persiapan yang telah dilakukan, para peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik sekaligus membawa semangat Al-Qur'an dalam setiap penampilan. (Inf)

Tulis Komentar