Grand Opening Resto Taburai Diserbu Warga, Terjadi Antrean Panjang hingga Pengunjung Berdesakan
PELAKSANAAN grand opening Resto Taburai yang berada di Jalan SM Amin milik kreator konten Praz Teguh yang digelar pada Kamis (30/7/2026) dipadati ratusan warga.
Laporan : Rizki Kurniawan
Pekanbaru
PELAKSANAAN grand opening Resto Taburai yang berada di Jalan SM Amin milik kreator konten Praz Teguh yang digelar pada Kamis (30/7/2026) dipadati ratusan warga. Tingginya antusiasme masyarakat membuat lokasi pembukaan restoran dipenuhi pengunjung sejak sore. Pada momen pembukaan tersebut, pihak restoran menyediakan 100 porsi makanan gratis bagi pengunjung yang berhasil memperoleh kupon. Namun, jumlah masyarakat yang hadir jauh melebihi kapasitas yang disiapkan panitia, sehingga memicu antrean panjang dan aksi saling dorong.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pengunjung, terutama perempuan dan anak-anak, terjepit di tengah kerumunan. Beberapa di antaranya mengaku sesak napas dan hampir pingsan akibat padatnya antrean.RA (28), salah seorang pengunjung, mengaku telah datang sejak pukul 06.00 WIB agar bisa memperoleh kupon makanan gratis. Namun, ia justru gagal mendapatkannya karena situasi yang tidak terkendali."Aku sudah antre dari jam 6 sore bahkan sebelum Bang Praz datang posisi aku di depan. Tapi karena didorong-dorong, akhirnya malah tidak kebagian voucher makan gratis," ungkapnya.
Sementara itu, Andri (24) mengatakan dirinya datang bukan untuk mengejar makanan gratis, melainkan ingin bertemu langsung dengan Praz Teguh."Aku di sini bukan nyari makan gratisnya, bang. Tapi,aku mau jumpa Bang Praz saja," sebutnya.Di sisi lain, tidak sedikit pengunjung yang akhirnya memilih membeli makanan dan minuman setelah kehabisan kupon. Namun, beberapa di antaranya mengaku kurang puas dengan cita rasa yang disajikan.Salah seorang pengunjung, Habil, menilai harga menu di Resto Taburai belum sebanding dengan kualitas rasa yang diterimanya.
"Menurut saya harganya cukup mahal. Soal rasa memang selera masing-masing, tapi untuk harga yang ditawarkan, masyarakat Pekanbaru masih bisa mendapatkan pilihan yang lebih baik. Saya beli jus alpukat seharga Rp25 ribu, tapi rasanya seperti jus pinggir jalan seharga Rp8 ribu, bahkan menurut saya lebih enak yang dijual di pinggir jalan," terangnya.
Usai kegiatan pembukaan, wartawan berupaya meminta keterangan dari Praz Teguh terkait membludaknya pengunjung dan situasi yang terjadi di lokasi. Namun, upaya wawancara tidak berhasil dilakukan karena akses menuju Praz Teguh dihalangi petugas restoran dan diminta meninggalkan lokasi.Hingga acara berakhir, belum ada pernyataan resmi dari pihak Resto Taburai mengenai membludaknya jumlah pengunjung maupun evaluasi terhadap pelaksanaan grand opening tersebut.***

Tulis Komentar