Semarakkan HUT RI ke-81, Kemenag Kota Pekanbaru Gelar Karnaval Bhineka Tunggal Ika
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Semangat kemerdekaan dan keberagaman mewarnai pelaksanaan Karnaval Bhineka Tunggal Ika yang digelar Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai unsur madrasah, satuan kerja, serta keluarga besar Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Karnaval dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd., didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru H. Akmal Khairi, S.Th.I., M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, Kepala Subbagian Tata Usaha H. Suhardi HS, S.Ag., MA, Ketua FKUB Kota Pekanbaru, tokoh lintas agama. Hadir juga para Kepala Seksi dan Penyelenggara, perwakilan Penerbit Erlangga, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Kepala Tata Usaha Madrasah Negeri, serta seluruh pegawai Kemenag Kota Pekanbaru, baik ASN maupun Non-ASN.
Sejak pagi, suasana di depan Kantor Kemenag Kota Pekanbaru tampak semarak. Para peserta hadir dengan berbagai kreativitas dan penampilan yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Setelah dibuka secara resmi, peserta bergerak dari depan Kantor Kemenag Kota Pekanbaru menyusuri Jalan Arifin Ahmad dan kemudian kembali ke Kantor Kemenag Kota Pekanbaru sebagai titik finish.
Sekitar 600 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari 53 madrasah negeri dan swasta tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), satu rombongan Raudhatul Athfal (RA), satu rombongan kantor, serta dua rombongan dari SD Negeri di Kota Pekanbaru.

Kehadiran peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan unsur tersebut menjadikan karnaval semakin semarak sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan berbagai atraksi dan kreativitas. Iringan drumband membangkitkan semangat para peserta dan masyarakat yang menyaksikan, sementara penampilan busana adat dari berbagai daerah serta atraksi kebudayaan lainnya memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia. Perbedaan pakaian, penampilan, dan kreativitas justru menyatu dalam satu barisan yang membawa pesan persatuan dan kebersamaan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga dikemas dalam bentuk perlombaan. Setiap rombongan berkesempatan menunjukkan kreativitas dan penampilan terbaiknya untuk menjadi peserta terbaik dalam Karnaval Bhineka Tunggal Ika. Pemenang perlombaan nantinya akan diumumkan pada 17 Agustus 2026 setelah pelaksanaan upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Kemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di lingkungan Kemenag Kota Pekanbaru merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Agama. Menurutnya, momentum kemerdekaan harus mampu menghadirkan rasa kebersamaan, rasa cinta dan kepedulian kepada sesama.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin memunculkan rasa kebersamaan, rasa cinta kita kepada sesama. Saya juga mengapresiasi ketua panitia dan seluruh panitia yang telah menyusun serta mempersiapkan rangkaian kegiatan ini," terang Syahrul.
Syahrul menambahkan bahwa Karnaval Bhineka Tunggal Ika merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama satu minggu dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81. Selain kegiatan yang bersifat hiburan dan perlombaan, Kemenag Kota Pekanbaru juga menyiapkan kegiatan sosial sebagai bentuk implementasi semangat Kemenag Berdampak, salah satunya dengan memberikan 81 santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
"Semangat kemerdekaan tidak hanya kita tunjukkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian dan kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Inilah bagian dari semangat Kemenag Berdampak," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, H. Akmal Khairi, S.Th.I., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Karnaval Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mewujudkan Kota Pekanbaru yang berbudaya, maju, dan sejahtera.
"Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Pekanbaru, yakni menjadikan Kota Pekanbaru berbudaya, maju, dan sejahtera. Dengan semangat moderasi dan penampilan karnaval yang berbudaya ini, kita tunjukkan bahwa kita adalah orang yang berbudaya," sebut Akmal.
Akmal menilai keberagaman yang ditampilkan melalui busana adat, seni, dan berbagai atraksi budaya merupakan kekayaan yang harus terus dirawat. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda dapat mengenal sekaligus menghargai keberagaman budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kota Pekanbaru yang telah menggelar Karnaval Bhineka Tunggal Ika sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81.
Muliardi menekankan pentingnya menerapkan tiga nilai yang menjadi bagian dari visi Kementerian Agama, yakni good, maslahah, dan cerdas. Menurutnya, nilai tersebut harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat.
"Di Kementerian Agama harus menerapkan nilai good, maslahah, dan cerdas. Kita harus saling mendukung sesama lintas agama. Kita bersatu dalam NKRI dan harus rukun dalam bermasyarakat di Kota Pekanbaru," pesan Muliardi.
Muliardi juga menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Agama harus memberikan dampak nyata. Momentum HUT RI ke-81, menurutnya, hendaknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, toleransi, serta memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Harus berdampak. Inilah yang harus kita tunjukkan dalam rangka peringatan HUT RI, khususnya di Kementerian Agama," tegas Muliardi.
Sebagai tanda dimulainya Karnaval Bhineka Tunggal Ika, kegiatan semakin meriah dengan pelepasan 81 balon ke udara oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Riau yang didampingi Kakan Kemenag Kota Pekanbaru serta para pejabat dan tamu undangan lainnya. Pelepasan 81 balon tersebut menjadi simbol semangat 81 tahun kemerdekaan sekaligus penanda dimulainya parade keberagaman yang diikuti ratusan peserta.
Dari depan Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, seluruh peserta kemudian bergerak menyusuri Jalan Arifin Ahmad dalam satu barisan. Beragam busana adat, iringan drumband, atraksi budaya, dan kreativitas peserta berpadu menjadi satu kesatuan yang menggambarkan wajah Indonesia yang beragam namun tetap bersatu.
Karnaval Bhineka Tunggal Ika Kemenag Kota Pekanbaru akhirnya bukan sekadar parade untuk memeriahkan HUT RI ke-81. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, mempererat hubungan lintas agama, serta meneguhkan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.***

Tulis Komentar