Minta Perhatian Pemerintah

Warga Keluhkan Debu Berterbangan, Kabut Asap Mulai Muncul di Jalan Petapahan–Kota Garo

Warga yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang ruas jalan raya Petapahan menuju Kota Garo mengeluhkan kondisi udara yang mulai terganggu akibat debu tebal yang berterbangan

PETAPAHAN--(KIBLATRIAU.COM)--  Warga yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang ruas jalan raya Petapahan menuju Kota Garo mengeluhkan kondisi udara yang mulai terganggu akibat debu tebal yang berterbangan. Terlebih lagi, beberapa waktu belakangan ini tidak ada turun hujan


Kondisi tersebut terjadi terutama pada siang hari saat cuaca panas dan permukaan tanah di sekitar badan jalan mengering.
Hal ini dikeluhkan Pakpahan warga setempat ketika ditemui crew Kiblatriau.com Ahad  (23/08/26) di Pelamboyan I Kecamatan Tapung.


Keluhan warga ini menambah persoalan di ruas jalan tersebut yang sebelumnya juga mengalami kerusakan di sejumlah titik dengan lubang cukup dalam. Kondisi jalan yang rusak serta tingginya aktivitas kendaraan, termasuk kendaraan berat, membuat debu semakin mudah beterbangan ketika kendaraan melintas.

Menurut Pakpahan lagi kebanyakan semenjak jalan rusak dan berdebu ini rumah warga siang maupun malam hari sudah pintu dan jendela dibuka karena debu cukup tebal.
Warga juga mulai melihat munculnya kabut yang diduga bercampur asap di sejumlah bagian ruas jalan. Namun, penyebab pasti munculnya kabut asap tersebut masih perlu dipastikan oleh pihak berwenang agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
 

“Kalau siang hari debunya cukup tebal. Saat kendaraan lewat, debu langsung berterbangan dan mengganggu pengguna jalan maupun warga yang tinggal di sepanjang jalan,” ujar salah seorang warga.


Selain mengganggu kenyamanan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi jarak pandang pengendara apabila kabut dan asap semakin pekat. Karena itu, warga berharap pemerintah segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi ruas Petapahan menuju Kota Garo.
Warga juga meminta agar penanganan tidak hanya dilakukan terhadap kerusakan badan jalan, tetapi juga memperhatikan dampak debu dan aktivitas kendaraan berat yang melintas. Sebelumnya, masyarakat telah meminta pemerintah melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap ruas jalan tersebut karena kondisinya dinilai membahayakan pengguna jalan.

Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian pemerintah, terutama menjelang kondisi cuaca yang semakin panas, sehingga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan serta warga sekitar dapat terjaga. (Syamsir S.)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar