Persebaya Vs PSIM

Incar 3 Poin Pertama

Persebaya Vs PSIM

Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)--  Persebaya Surabaya mendapat kesempatan untuk menebus hasil kurang maksimal pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027.Bajul Ijo akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan kedua di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam.Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek, kemenangan menjadi target yang cukup logis bagi pasukan Bernardo Tavares.Namun, PSIM bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata karena mereka datang dengan fondasi tim yang relatif terjaga dan ambisi memasuki musim keduanya di kasta tertinggi.

Persebaya memiliki modal penting berupa kualitas individu dan kedalaman skuad yang semakin lengkap.Setelah mempertahankan sejumlah pemain utama dari musim sebelumnya, Bajul Ijo terus memperkuat komposisi tim hingga menjelang kompetisi bergulir.Salah satu tambahan terbaru adalah Matheus Vinicius da Silva alias Matheus Lagoa.Pemain asal Brasil berusia 30 tahun itu menjadi pemain asing ke-11 Persebaya dan memberikan opsi tambahan di sektor sayap maupun lini serang.Belum berhenti di situ, Persebaya mendapatkan tambahan amunisi lokal yang cukup menarik melalui Saddil Ramdani.

Pemain berusia 27 tahun itu bergabung dari Persib Bandung dengan status pinjaman selama satu musim.Kecepatan dan kemampuan Saddil bermain di sektor sayap membuat persaingan di lini depan Persebaya semakin sengit.Ia datang dengan pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Indonesia dan diharapkan mampu menambah variasi serangan Persebaya.Di luar dua nama tersebut, Persebaya masih memiliki sejumlah pemain yang menjadi fondasi utama tim.Yuran Fernandes dan Risto Mitrevski bisa menjadi pilihan di lini belakang, sementara Jefferson Silva berada di sisi kiri pertahanan.

Di sektor tengah, Francisco Rivera tetap menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu mengatur ritme sekaligus menciptakan peluang.Ada pula Diogo Ramalho, Rachmat Irianto, Toni Firmansyah, serta sejumlah pemain muda yang bisa memberikan energi berbeda.Untuk lini depan, nama Yann Mabella, Miguel Angelo Pereira, Malik Risaldi, Alfan Suaib, dan Ramadhan Sananta membuat Tavares memiliki cukup banyak pilihan untuk menentukan formula terbaik.Duel ini bisa dibilang ajang balas dendam karena Persebaya musim lalu dipermalukan 0-1 saat menjamu PSIM.

Ditambah, kedua tim sama-sama bermain imbang 1-1 pada pekan pertama. Keduanya tentu akan ngotot meraih tiga poin pertama di laga ini."Jangan lupa musim lalu tim asal Yogyakarta tersebut menang di sini 1-0. Jadi kami harus berekspektasi laga akan sulit karena mereka juga mendatangkan pemain-pemain bagus," ujar Bernardo Tavares.Kekuatan Persebaya musim ini pada akhirnya bukan sekadar soal banyaknya pemain, melainkan bagaimana Tavares menyatukan seluruh kepingan tersebut.


Pelatih asal Portugal itu memiliki banyak pemain dengan karakter berbeda, sehingga tantangan utamanya adalah menemukan kombinasi yang paling efektif.Rivera dapat menjadi penghubung antarlini, sementara para pemain sayap memiliki tugas menciptakan situasi satu lawan satu.Jika Persebaya mampu menguasai pertandingan sejak awal dan memaksimalkan lebar lapangan, tekanan kepada pertahanan PSIM berpotensi datang secara bergelombang.

Di kubu tamu, PSIM Yogyakarta datang dengan pendekatan yang tidak kalah menarik. Laskar Mataram masih mempercayakan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih untuk musim 2026/2027.Keputusan tersebut membuat PSIM memiliki keuntungan dari sisi kesinambungan permainan karena Van Gastel sudah memahami karakter sebagian besar pemainnya.Manajemen mempertahankan 19 pemain dari musim sebelumnya dan menambahkan tujuh rekrutan anyar.Artinya, PSIM tidak harus membangun tim dari awal dan memiliki fondasi yang relatif kuat untuk menghadapi kompetisi yang panjang."Kami punya cara tertentu dalam bermain, hanya saja terkadang detailnya berbeda. Jadi, saya harus melihat detail seperti apa yang perlu kami ubah," ujarnya.

PSIM juga memperkuat beberapa sektor yang dianggap membutuhkan tambahan kualitas. Di bawah mistar, Cahya Supriadi masih menjadi salah satu opsi penting.Sementara lini belakang memiliki Franco Ramos, Jop van der Avert, Ondrej Rudzan, dan Yusaku Yamadera.Komposisi tersebut memberikan Van Gastel sejumlah pemain dengan pengalaman berbeda. Di lini tengah, Ze Valente tetap menjadi figur sentral.Gelandang asal Portugal itu bukan hanya memiliki kemampuan mengatur permainan, tetapi juga sudah memahami atmosfer sepak bola Indonesia.Untuk meningkatkan daya gedor, PSIM mendatangkan sejumlah pemain baru yang menarik perhatian.

Marvin Loria, Mauro Caballero, dan Adrian Dalmau merupakan beberapa tambahan yang diharapkan mampu memperbaiki produktivitas lini depan.Selain itu, masih ada Ezequiel Vidal, Riytano Abiyoso, Muhammad Iqbal, Andi Irfan, dan Nermin Haljeta yang membuat pilihan di sektor ofensif cukup beragam.Dengan komposisi tersebut, PSIM tidak hanya akan mengandalkan pertahanan rapat, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman ketika mendapatkan ruang.Duel di GBT diprediksi berjalan menarik karena kedua tim mempunyai karakter yang cukup berbeda. Persebaya hampir pasti dituntut tampil lebih dominan karena berstatus tuan rumah.

Tavares kemungkinan ingin timnya menguasai bola, memainkan tekanan dari area depan, sekaligus memanfaatkan kreativitas Rivera dan kecepatan pemain sayap.Sebaliknya, Van Gastel dapat memilih pendekatan yang lebih pragmatis ketika menghadapi tekanan publik GBT.PSIM bisa menunggu momentum, menjaga jarak antarlini, lalu memanfaatkan transisi cepat melalui Vidal, Loria, atau para penyerang lainnya.Jika mampu bertahan dalam fase awal pertandingan, peluang PSIM mencuri momentum akan semakin terbuka.

Secara materi dan keuntungan bermain di kandang, Persebaya tetap pantas ditempatkan sebagai tim yang lebih diunggulkan.Bajul Ijo memiliki kedalaman skuad yang menjanjikan, tambahan pemain seperti Matheus Lagoa dan Saddil Ramdani.PSIM memiliki fondasi yang bagus, kontinuitas bersama Van Gastel, dan sejumlah pemain ofensif yang berpotensi menyulitkan pertahanan tuan rumah.Namun, jika Persebaya mampu bermain disiplin, tidak terburu-buru ketika menghadapi blok pertahanan PSIM, dan efektif memanfaatkan peluang, tiga poin sangat terbuka untuk diamankan.(Net/Hen)

 


Susunan Pemain

Persebaya (4-3-3): Reza Arya Pratama (kiper); Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Silva (belakang); Rachmat Irianto, Dicky Kurniawan, Francisco Rivera (tengah); Malik Risaldi, Yann Mabella, Miguel Pereira (depan)
Pelatih: Bernardo Tavares

PSIM Yogyakarta (4-3-3): Cahya Supriadi (kiper); Raka Cahyana, Jop van der Avert, Franco Ramos, Ondrej Rudzan (belakang); Savio Sheva, Ze Valente, Adrian Purzycki (tengah); Riyatno Abiyoso, Adrian Dalmau, Ezequiel Vidal (depan)
Pelatih: Jean-Paul van Gastel

Live: Indosiar dan vidio.com Pukul: 19.00 WIB

Tempat: Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya


Berita Lainnya...

Tulis Komentar