Euforia Pembukaan Helat Pelalawan ke-27 Ditandai 27 Tumpeng Dipotong dan Letusan Kembang Api
Pembukaan Helat Pelalawan ke-27 tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pelalawan, H Zukri, SM, MM., Kamis (8/10/2026) malam
PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Tampak suasana berbeda mewarnai pembukaan Helat Pelalawan ke-27 tahun 2026. Di tengah kondisi Kabupaten Pelalawan yang diselimuti kabut asap tebal, ribuan masyarakat tetap antusias memadati Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, Kamis (8/10/2026) malam.
Pembukaan Helat Pelalawan ke-27 tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pelalawan, H Zukri, SM, MM. Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut yakni pemotongan 27 tumpeng, sebagai simbol rasa syukur sekaligus menandai perjalanan Kabupaten Pelalawan yang kini memasuki usia ke-27 tahun.
Kabut asap yang cukup tebal bahkan menyelimuti kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Pelalawan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk hadir dan mengikuti rangkaian acara pembukaan Helat Pelalawan.
Ribuan warga tampak memenuhi kawasan lapangan. Mereka datang untuk menyaksikan langsung berbagai rangkaian hiburan dan kegiatan yang telah dipersiapkan dalam memeriahkan Helat Pelalawan tahun ini.
Sorotan lampu warna-warni di panggung utama terlihat megah, ditambah lagi euforia pembukaan, letusan kembang api ke udara yang sedang dipenuhi kepulan asap Karhutla dari kiriman Provinsi tetangga.
Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya 180 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuka stand pameran. Beragam produk unggulan dan kuliner lokal ditampilkan untuk menarik perhatian masyarakat.
Selain UMKM, sejumlah perusahaan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga turut ambil bagian dengan membuka stan pameran.
Kehadiran ratusan stan tersebut menjadikan Helat Pelalawan ke-27 bukan sekadar perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat, pelaku UMKM, perusahaan dan pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi serta produk unggulan Pelalawan.
Dalam suasana penuh kebersamaan tersebut, pemotongan 27 tumpeng menjadi salah satu simbol utama perayaan. Angka 27 bukan hanya menandai usia Kabupaten Pelalawan, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus menatap masa depan.
Meski pembukaan Helat Pelalawan tahun ini berlangsung di tengah kepungan kabut asap, antusiasme ribuan masyarakat hadir di Helat Pelalawan yang digelar selama lima hari di kota Bono tersebut.
Ironisnya rata-rata yang hadir, terpantauan lapangan, terutama para anak-anak dan ibu hamil jarang memakai masker. Tanpa memperhatikan akan terpapar kabut asap dengan kondisi ISPU kategori tidak sehat, sesuai data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Pelalawan.
Untuk itu Helat Pelalawan ke-27 diharapkan tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM yang ikut ambil bagian dalam pameran, serta tidak banyak masyarakat akan terpapar asap, hingga menderita ISPA.
Dengan mengusung slogan "Mo la awak bangun Pelalawan," di hari jadi Kabupaten Pelalawan ke-27 menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama mendorong pembangunan Kabupaten Pelalawan.
Bupati Pelalawan Zukri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Helat Pelalawan demi mewujudkan dan meningkatkan kepedulian, kebersamaan, gotong royong, dan silaturahmi. Karena Helat bukanlah sekedar bergembira saja. Tetapi mengandung filosofi yang mendalam. Diantaranya gotong royong, kebersamaan, silaturahmi, sinergisitas, dan kolaborasi.
"Helat bukan sekadar beramai-ramai dan bersenang-senang, tapi Helat dimaknai sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita," terang Zukri.
Ditambahkan Zukri, tahun ini ada peningkatan peserta dari pedagang UMKM yang ikut dari tahun sebelumnya 150 peserta. Kini bertambah jadi 180 UMKM yang ambil bagian di Helat Pelalawan.
Sementara hadir dalam pembukaan itu, Wakil Bupati H Husni Tamrin SH, Forkopimda Pelalawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan paguyuban, organisasi pemuda, perusahaan, dan kepala OPD Pelalawan, serta tamu undangan lainnya. (Sa)

Tulis Komentar