Bermain Imbang 1-1

Pelatih PSPS Berikan Apresiasi Perjuangan Pemain, Syukuri dapat Satu Poin di Bekasi

Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas saat konfrensi pers usai pertandingan, Sabtu (31/10/2026)

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- PSPS Pekanbaru bermain imbang kala menghadapi Adhyaksa FC Bekasi. Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas tetap bersyukur timnya mampu membawa pulang satu poin dari markas Adhyaksa FC Bekasi. Meski gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 dalam lanjutan pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu (31/10/2016) Meski begitu, Akhyar Ilyas tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh pemain.

Bertanding di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, PSPS sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol penalti Tatsuhide Shimizu pada menit ke-45+9. Namun, Askar Bertuah mampu bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan melalui sundulan Antonio Gamaroni pada menit ke-65. Bahkan, PSPS Pekanbaru sebenarnya memiliki kesempatan untuk membawa pulang tiga poin setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit-menit akhir pertandingan. Sayangnya, eksekusi Antonio Gamaroni berhasil digagalkan penjaga gawang Adhyaksa FC, Dimas Fani Firmansyah.

Akhyar Ilyas menerangkan pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama memperlihatkan permainan menyerang. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan semangat dan keinginan besar untuk memenangkan pertandingan, meskipun akhirnya harus puas berbagi poin. ''Ya syukur alhamdulillah atas pertandingan hari ini. Kami bisa membawa pulang satu poin. Pertandingan cukup menarik, kedua tim saling menyerang. Kami sempat kebobolan lebih dahulu, tetapi bisa menyamakan kedudukan," ujar Akhyar seusai pertandingan.

Akhyar mengakui, kegagalan memanfaatkan penalti pada penghujung pertandingan menjadi salah satu peluang yang seharusnya bisa mengantarkan PSPS meraih kemenangan. Namun, Akhyar tidak ingin hasil tersebut mengurangi apresiasinya terhadap penampilan para pemain. ''Di akhir pertandingan kami mendapatkan penalti, tetapi gagal. Kendati demikian, kami tetap bersyukur. Saya mengapresiasi kinerja pemain yang luar biasa. Keinginan mereka untuk menang sangat besar, tetapi hari ini kami hanya mendapatkan satu poin. Alhamdulillah dan patut kita syukuri," tambah Akhyar.

Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Ilham Fathoni, juga menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh rekan setimnya yang telah bekerja keras sepanjang 90 menit pertandingan.Menurutnya, meski sempat tertinggal pada babak pertama, para pemain tidak kehilangan semangat dan tetap memiliki mentalitas untuk mengejar kemenangan. Hal itu terlihat dari permainan PSPS yang mampu bangkit dan lebih mendominasi pertandingan setelah turun minum."Apresiasi untuk perjuangan semua pemain yang sudah berjuang selama 90 menit. Memang di awal kami sempat kebobolan 1-0, tetapi teman-teman memiliki mental untuk menang,'' sebut  Ilham.

Ilham mengakui, PSPS Pekanbaru sebenarnya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan, terutama setelah mampu menyamakan kedudukan dan mendapatkan hadiah penalti pada penghujung pertandingan.Namun, kegagalan Gamaroni menuntaskan peluang dari titik putih membuat PSPS harus puas membawa pulang satu poin dari Bekasi.''Alhamdulillah, pada babak kedua kami bisa mendominasi permainan. Namun, kami hanya mendapatkan satu poin. Untuk penalti yang dilakukan Antonio Gamaroni, mungkin kami memang masih membutuhkan keberuntungan untuk bisa menang,'' tutur Ilham.  Atas hasil imbang ini membuat PSPS Pekanbary gagal memaksimalkan kesempatan untuk mengamankan poin penuh pada pekan kedelapan. Meski demikian, satu poin dari kandang Adhyaksa FC Bekasi tetap menjadi hasil yang dibawa Askar Bertuah dalam persaingan Pegadaian Championship 2026/2027. ***


Berita Lainnya...

Tulis Komentar