Diduga Siapkan 'Amplop' Menangkan Istri

Wakil Bupati Padang Lawas Utara Diamankan

Ilustrasi uang

SUMUT--(KIBLATRIAU.COM)-- Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut dikabarkan mengamankan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Sumut, Hariro Harahap, dan 13 orang. Mereka diduga melakukan politik uang. Berdasarkan informasi yang beredar, Hariro dan 13 orang itu diamankan Tim Satgas Money Politic Polres Tapsel dinihari tadi sekitar pukul 02.10 Wib. Dari tangan mereka diamankan 205 amplop berisi uang tunai dengan nilai antara Rp 150.000, Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Uang itu, diduga digunakan untuk memenangkan salah satu Caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra, MS, yang merupakan istri dari Hariro.

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Alexander yang memimpin Satgas itu tidak membantah informasi yang beredar. "Benar, cuma masih mau didudukkan dulu kasusnya," ucap Alex, sapaan Alexander, saat dihubungi wartawan. Alex menyatakan, awalnya mereka mengamankan 4 laki-laki menumpang mobil Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462 YG yang dikemudikan SH. Tiga orang lainnya di dalam mobil yakni MH, FIMH, dan R. Di dalam mobil ditemukan 87 amplop, masing-masing berisi uang Rp 200.000 beserta 1 kartu nama MS. Disita pula 3 unit HP.

MH mengaku mendapatkan amplop berisi uang dan kartu nama itu dari FH. "Setelah kita interogasi dari mana asalnya (amplop), yang bersangkutan ngomong dari rumah di jalan ini. Setelah kami datangi, ternyata rumah Pak Wakil," jelas Alex. Sesampainya di rumah di Jalan Sisingamangaraja, Partimbakoan, Pasar Gunung Tua, Padang Bolak, tim menemukan Hariro bersama 9 laki-laki dewasa yakni; FH, AAS, SKS, KAS, HH, MRH, HS, IH, dan MLS. Mereka dikabarkan sedang memasukkan uang ke dalam amplop.

Dari dalam rumah, petugas mengamankan 118 amplop dengan isi bervariasi, antara Rp 150.000, Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Mereka juga mengamankan 1 kartu nama MS, caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra, yang merupakan istri Hariro.

Petugas juga mengamankan 2 unit laptop, 1 printer, stempel berlogo Partai Gerindra, stempel berlogo Prabowo-Sandi, 11 kalender caleg MS, slip transaksi perbankan, 1 eksamplar bukti dukungan terhadap caleg, 1 kalkulator, amplop kosong, HP, fotokopi. KTP pendukung dan lainnya. Alex menyatakan Hariro yang merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Paluta sudah diamankan. "(Hariro) sudah diamankan di Polres, ada 14 orang lagi," ucapnya.Sementara Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib juga tidak membantah informasi itu. Namun dia belum mau berkomentar panjang. "Iya, tunggu dulu, saat ini kita masih pendalaman. Nanti setelah ashar kita akan konpres," ucapnya singkat saat dihubungi wartawan.

Wakil Bupati Paluta Diserahkan ke Sentra Gakkumdu

Setelah diamankan, Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Hariro Harahap, masih diperiksa Tim Satgas Money Politics Polres Tapanuli Selatan. Ada 13 orang lainnya juga diamankan. Rencananya, mereka akan diserahkan ke Panwaslu Paluta untuk diproses di Sentra Gakkumdu. "Seluruh yang diamankan akan diserahkan ke Panwas dan akan ditindaklanjuti Gakkumdu. Kita tunggu pengembangannya, kita tunggu 1 x 24 jam batas waktunya akan menyerahkan ke Gakkumdu," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. Berdasarkan pemeriksaan awal, ke-14 orang itu diduga melakukan money politics untuk memenangkan MS, istri Hariro, pada pemilihan calon anggota legislatif di Paluta. Perempuan itu maju dari Partai Gerindra. Hariro sendiri merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Paluta. "Istri bersangkutan seorang caleg. Itu keterangan awal, kita lihat perkembangan kembali pemeriksaan Panwas dan Gakkumdu," jelas Tatan.(Net/Hen)


Berita Lainnya...

Tulis Komentar