PMI Pekanbaru Perdana Gelar Muker se Riau 

Jadi Pejuang Kemanusian dan Jaga Ketersediaan Stok Darah di Riau

Ketua PMI Pekanbaru Mohd Noer MBS SH MSI MH foto bersama

Laporan Mustakim

Pekanbaru


         GUNA mengevaluasi Program Kerja Tahun 2019 dan Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2020, PMI Kota Pekanbaru menggelar Musyawarah Kerja (Muker) di Markas PMI Jalan Cut Nyak Dien No 1, Ruang Rapat lantai 3, Sabtu (29/2/2020) lalu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua PMI Provinsi Riau , Ketua PMI Kota Pekanbaru, Drs H Mohd Noer, MBS, SH,MSi, MH, Pengurus PMI Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Kesehatan M Amin, Kalaksa BPBD Pekanbaru Zarman Candra, Kepala BPKAD Syoffaizal, Camat se Pekanbaru, Ketua dan Pengurus PMI Kecamatan se Kota Pekanbaru. Selain itu juga dihadiri oleh Pendonor 100, 75, 50 dan 25 kali, paguyuban  pendonor.

Musyawarah Kerja Kota adalah forum tertinggi tahunan PMI Kota yang menentukan arah tujuan PMI Kota Pekanbaru selama satu tahun kedepan yang diimplementasikan dalam bentuk program kerja.

Ketua PMI Pekanbaru Mohd Noer MBS mengatakan, bahwa PMI Pekanbaru merupakan yang perdana melaksanakan Muker se Provinsi Riau. 

"Alhamdulillah muker dihadiri para camat kita berharap kedepan dukungan  mereka tadi juga kita menyampaikan beberapa pesan bagaimana rumusan, harapan dan siapa kita (pmi red). Jadi, apa tugas dari PMI bisa dimengerti dengan baik," ujar M Noer.

Selain itu dijelaskan Mohd Noer MBS, PMI mempunyai tugas selain menjaga ketersediaan stok darah juga melakukan koordinasi dengan baik kepada lintas sektoral khususnya dalam penanganan bencana, baik bencana alam dan konflik sosial, hal ini hendaknya tetap terus dipertahankan dan selalu ditingkatkan.

Ditambahkan M Noer, kepada seluruh peserta muker yang hadir juga disampaikan Ketua PMI agar selalu menjadi pejuang kemanusiaan merumuskan yaitu melakukan program 1 RT dua pendonor. 

"Jadi kepada seluruh Camat dan Lurah kita harapkan untuk ikut bergerak bisa meyakinkan mengajak RW dan RT menjadi pendonor, "ucap Mohd Noer.

Lebih jauh dikatakan M Noer, intinya dari RT dan RW kalau saja 1 RT ada sebanyak 6 pendonor setiap bulan ada dua maka bisa kita mendapatkan minimal 5000 sampai 6000 stok darah. 

"Ditambah lagi dengan kegiatan donor dari berbagai paguyuban dan instansi vertikal.Sehingga kebutuhan stok darah 7000 sampai 8000 kantong setiap bulan akan tercapai, " tutur M Noer.

Sebanyak 8000 kantong darah ini dibutuhkan oleh rumah sakit yang ada di Pekanbaru, paling banyak menggunakan adalah rumah sakit Arifin Ahmad. "Artinya kita juga melayani untuk provinsi Riau. Makanya selalu kita sampaikan gerakan donor darah sukarela untuk masyarakat Riau," sebut M Noer.

Selanjutnya disampaikan Mohd Noer MBS yang juga Sekda Pekanbaru ini tahun 2020, PMI Kota Pekanbaru akan berupaya lebih baik lagi, melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat, bermakna, bernilai dan lebih memasyarakat. Sehingga keberadaan PMI lebih dirasakan oleh masyarakat.

 "Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pihak. Sehingga lebih dapat bersinergi dengan berbagai bidang," urai M Noer.

Mohd Noer MBS yang juga Ketua Korpri Pekanbaru bahwa saat ini tantangan bagi pengurus PMI, adalah harus lebih inovasi lagi dalam menyusun rencana kegiatan strategi dalam memberikan pelayanan dan program secara baik pula.***


Berita Lainnya...

Tulis Komentar