Tarif Sekali Kencan Rp400.000 hingga Rp1.000.000

Polisi Bongkar Prostitusi Open BO di Karawang

Polisi Ungkap Prostitusi Online Open BO di Karawang

KARAWANG--(KIBLATRIAU.COM)-- Kepolisian Resor Karawang, mengungkap prostitusi online yang melibatkan para wanita muda penjajak cinta melalui media sosial atau yang dikenal dengan istilah 'open BO'. Praktik prostitusi terselubung ini terbongkar usai polisi mendapat laporan dari masyarakat yang sudah resah. "Berdasarkan laporan masyarakat adanya prostitusi online pekerja seks, polisi mengungkap dan mengamankan para pekerja seks di tempat kos-kosan,'' kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya di Mapolres Karawang, Rabu (17/10).

Kapolres Karawang mengatakan para pelaku prostitusi online di wilayah itu biasanya menggunakan aplikasi jejaring sosial facebook dan whatshapp, sehingga mudah dilacak. Dalam bertransaksi, para lelaki 'hidung belang' bisa masuk ke aplikasi tersebut dan langsung melihat tarif sewa jasa esek-esek. Selanjutnya, yang bersangkutan memberikan nomor handpone ke pelanggan untuk transaksi. "Mereka terang-terangan menawarkan jasa (prostitusi online) itu, dengan tarif yang sudah ditentukan. Dari sini kita membongkar karena jaringan ini mudah sekali," katanya.

Menurut dia, para pelaku prositusi online ini rata-rata masih remaja yakni berusia 20 tahun dan bertransaksi secara individu tidak terorganisir dengan menggunakan jasa muncikari atau mami. Modusnya beberapa penjaja seks mencari pelanggan melalui aplikasi perbincangan. "Hasil introgasi, untuk sekali kencan, wanita pemuas seks menawarkan tarif mulai Rp 400.000 hingga Rp 1.000.000 sekali main,'' kata dia.

Ia menceritakan saat mengungkap kasus prostitusi online di salah satu indekos, petugas melakukan penyamaran dan bertransaksi melalui aplikasi medsos perbincangan dan akhirnya sejumlah pekerja seks komersial ini diamankan saat bertransaksi. "Sejumlah penjaja seks komesial diamankan. Dan saat ini dititipkan ke Dinas Sosial Karawang, untuk dibina,'' ungkapnya.(Net/Hen)


Berita Lainnya...

Tulis Komentar