PSPS Pekanbaru Ditaklukkan Sumsel United 3-2 dengan 10 Pemain
Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso dalam konferensi pers, Sabtu (10/1/2026)
Laporan : Rizki Kurniawan
Pekanbaru
PADA laga lanjutan pekan ke-15, Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026, Sumsel United berhasil menalukkan PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 3-2. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang itu berjalan sengit dan alot, Sabtu (10/1/2026)
Kemenangan ini terasa istimewa, karena Sumsel United harus bermain dengan 10 pemain, namun tetap mampu membalikkan keadaan dan memaksa PSPS Pekanbaru pulang tanpa poin.
Dalam pertandingan tersebut, PSPS Pekanbaru sempat unggul dan memiliki keuntungan jumlah pemain. Namun, peluang emas itu gagal dimaksimalkan oleh pemain. Lapangan hijau seolah berbisik memihak tuan rumah, memberi ruang bagi Sumsel United untuk bangkit dan menekan hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih PSPS, Aji Santoso, mengakui timnya kehilangan kontrol permainan pada momen krusial. Menurut Aji, anak asuhnya justru memberi kesempatan bagi lawan untuk berkembang meski dalam kondisi unggul.

“Pertandingan sebenarnya menarik, kedua tim sama-sama menyerang. Tapi sangat disayangkan, kami sudah unggul 2-1 dengan jumlah pemain lebih, namun tidak bisa memanfaatkan situasi itu. Di babak pertama sudah saya sampaikan agar lebih tenang, lebih lama pegang bola, tidak terburu-buru. Tapi justru kami memberikan peluang kepada lawan,” ungkap Aji dalam sesi post-match press conference, Sabtu (10/1/2026).
Aji Santoso menilai, kurangnya kesabaran dan penguasaan bola membuat pemain PSPS Pekanbaru kehilangan momentum. Alhasil, Sumsel United yang bermain dengan keterbatasan justru mampu menemukan celah dan mengubah arah pertandingan.
Sementara itu, perwakilan pemain PSPS Pekanbaru Syamsul Rifai menyampaikan kekecewaan atas hasil tersebut, namun menegaskan tim akan segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya.
“Hasil ini tentu tidak kami inginkan, tapi kami harus fokus ke pertandingan selanjutnya,” ujarnya singkat.
Menanggapi penampilan pemain anyar, Aji Santoso menyebutkan adaptasi mereka berjalan cukup baik. Ia secara khusus menyoroti Feri yang mampu mencetak gol, serta Resa yang dinilai tampil solid meski kondisi fisik belum sepenuhnya optimal.
“Mereka beradaptasi cukup cepat. Feri bagus, Resa juga oke. Hanya saja tenaga mereka masih kurang karena baru bergabung dan kondisinya belum 100 persen. Tapi secara keseluruhan, mereka tampil cukup baik,” kata Aji Santoso.
Untuk evaluasi ke depan, Aji Santoso menegaskan kekalahan ini menjadi pelajaran berharga yang tidak boleh terulang. Ia optimistis performa PSPS Pekanbaru akan meningkat seiring kembalinya pemain inti dan kesiapan pemain asing.
“Ini pengalaman yang bagus dan berharga. Tidak boleh terulang lagi. Kedepan pemain akan lebih lengkap, dan saat main kandang melawan Tegal, pemain asing juga kemungkinan sudah bisa dimainkan,” tutur Aji Santoso.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi PSPS Pekanbaru, sementara Sumsel United menegaskan mental juangnya. Dengan sepuluh pemain, mereka membiarkan semangat berbicara lebih keras dari pada jumlah dan kemenangan pun akhirnya berpihak kepada mereka.***

Tulis Komentar