Penting dalam Ibadah

Inlah Niat Sholat Hajat Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Ilustrasi sholat Hajat

JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)-- Niat sholat hajat harus diamalkan sebelum memulai ibadah. Sebagaimana diketahui, niat jadi rukun sholat yang tidak boleh dilewatkan.Dilansir dari kitab Maqaashidul Mukallafin: A-Niyyat fil ibadaat susunan Umar Sulaiman Al Asyqar terjemahan Faisal Saleh, niat termasuk hal penting dalam ibadah. Rasulullah SAW melalui haditsnya menyebut setiap amal bergantung pada niatnya, beliau bersabda:"Sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim)


Sementara itu, terkait sholat hajat sendiri dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW riwayat Ahmad. Berikut bunyinya,"Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian dia sholat dua rakaat dan disempurnakannya, maka Allah akan memberikan kepadanya apa yang dia inginkan, baik segera atau ditunda." (HR Ahmad)

Maulana Ahmad melalui bukunya Dahsyatnya Shalat Sunnah mendefinisikan pengertian hajat dalam sholat hajat ditujukan kepada manusia atai Allah SWT. Maksudnya, hajat bisa berlaku untuk urusan duniawi ataupun ukhrawiah.Sholat hajat dikerjakan minimal 2 rakaat hingga 12 rakaat. Ibadah sunnah ini bisa dilakukan dengan salam setiap 2 rakaat atau salam setiap 4 rakaat.

Niat Sholat Hajat 2 dan 4 Rakaat
Masih dari sumber yang sama, berikut bacaan niat sholat hajat 2 dan 4 rakaat lengkap dengan arab, latin serta artinya.

1. Niat Sholat Hajat 2 Rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah SWT."

2. Niat Sholat Hajat 4 Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal-hajaati arba'a raka'aatin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah hajat empat rakaat karena Allah SWT."

Cara Mengerjakan Sholat Hajat
Berikut cara mengerjakan sholat hajat yang dikutip dari buku Menjemput Berkah Lewat Shalat Hajat oleh Abu Khansa Al Harits.

Membaca niat sholat hajat
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca surah Al Fatihah dan salah satu surah di Al-Qur'an.
Ruku'
I'tidal
Sujud yang pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud yang kedua
Bangkit dari sujud lalu lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama
Tasyahud akhir
Salam
Jika dilakukan dengan 4 rakaat dan satu salam, maka setelah dua rakaat muslim langsung berdiri tanpa tasyahud awal. Kemudian dilanjut dengan rakaat ketiga dan keempat, lalu tasyahud akhir dan salam.

Waktu Mengerjakan Sholat Hajat
Sholat hajat bisa dilakukan kapan saja selama bukan waktu yang dilarang untuk sholat. Diterangkan dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Hajat susunan Ali Akbar bin Aqil, sholat hajat bisa dilakukan pada siang maupun malam hari.

Meski begitu, hendaknya seseorang mengerjakannya pada sepertiga malam terakhir seperti sholat tahajud. Meski tidak dikhususkan sebagai waktu pelaksanaan sholat hajat, sepertiga malam terakhir jadi waktu mustajab bagi muslim.

Allah SWT berfirman dalam surah Az Zariyat ayat 18,

وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

Artinya: "dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)."

Doa Setelah Sholat Hajat
Setelah selesai sholat hajat, ada doa yang bisa diamalkan muslim. Berikut bacaannya yang dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh ustaz Arif Rahman.

1. Awali dengan Zikir dan Istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullahal 'azhim rabbi min kulli dzanbin wa atubu ilaih (100 kali)

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari setiap dosa dan aku bertobat kepada-Nya."

2. Bersholawat kepada Rasulullah SAW
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةَ الرِّضا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِه رِضَاءَ الرِّضا

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin shalatar-ridha wardha'an ashhabihir riddhar-ridha (minimal 100 kali)

Artinya: "Wahai Tuhanku, limpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah sahabat-sahabat beliau semuanya."

3. Membaca Doa yang Diriwayatkan dari Hadits Tirmidzi
Jika sudah bersholawat, lanjutkan dengan mengamalkan doa yang berasal dari riwayat Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhaanallahi rabbil 'arsyil 'azhiim. Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin. As aluka muujibaati rahmatika wa 'aazaaima maghfiratika wal ghaniimata min kulli birri wassalaamata min kulli itsmin laa tada' lii dzamban illa ghafartah walaa hamman illaa farajtah walaa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitah yaa arhamar raahimiin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. (Net/Hen)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar