Kajian usai Sholat Subuh

Sampaikan Ceramah Agama Tentang Kitab Riyadhus Shalihin, Inilah Paparan Ustadz Ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA

Ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA sampaikan ceramah agama di Masjid Nurul Muhsinin Selasa (24/2/2026).

PEKANBARU --(KIBLATRIAU.COM)-- Dalam rangka memperdalam dan menambah wawasan ilmu agama, setiap usai sholat shubuh di bulan ramadhan ini, Pengurus Masjid Masjid Nurul Muhsinin yang berada di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang  Barat, Kecamatan Marpoyan Damai melaksanakan kajian rutin. Pada hari yang ke enam ini, ustadz yang menyampaikan kajian usai sholat subuh yaitu ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA, Selasa (24/2/2026). Sebelum menyampaikan ceramah agama, ustadz Ibnu  Al Hafiz pertama-tama mengucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, keselamatan serta kenikmatan imam dan Islam. Selain itu, ustadz Ibnu Al Hafiz tak lupa juga berkirim salawat kepada Nabi Muhammad SAW.  
Karena, dengan banyak mengucapkan salawat,maka nanti akan diberikan safaat atau pertolongan di yaumil akhir kelak dan diakui sebagai umatnya.


Dalam kesempatan inim ustadz H Ibnu Al Hafiz menyampaikan tentang Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi. Dimana dalam Riyadhus Shalihin mencakup hadis tentang akhlak, adab, dan tazkiyatun nufus (penyucian jiwa) yang disusun tematis  untuk menuntun ke jalan akhirat. Kitab ini populer karena mencakup panduan  lengkap ibadah dan muamalah, berfokus pada ikhlas, serta bersumber dari kitab-kitab hadis utama.'' Imam Nawawi dikenal sebagai ahli hadis yang zuhud, wara', dan sederhana  dari Nawa, Suriah, Ia menghabiskan waktunya untuk ibadah dan menulis karya monumental lainnya seperti Al-Minhaj (syarah Shahih Muslim) dan Arbain Nawawi. 

Selain itu, dalam kitab Riyadhus Shalihin juga mengumpulkan hadis-hadis shahih sebagai  pedoman perilaku (adab), panduan ibadah lahir-batin, serta penyucian jiwa. Imam Nawawi bermaksud mengumpulkan hadis-hadis sahih yang dapat membimbing pembaca menuju akhirat, memperbaiki akhlak lahir dan batin, serta menjadi obat hati,'' papar  ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA di hadapan jamaah yang hadir.

Sambung ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA bahwa Imam Nawawi menempatkan pembahasan keikhlasan dan menghadirkan niat (Ikhlas wa Ihdharun Niat) pada bab pertama dalam kitab Riyadhus Shalihin. ''Hal ini menunjukkan bahwa ikhlas adalah fondasi  utama dalam beramal, baik lahir maupun batin serta merupakan poros dari seluruh ajaran agama. Makna ikhlas berarti memurnikan tujuan dalam beribadah hanya untuk Allah SWT. Selain itu, ikhlas adalah ruh dalam jasad, yang menjadikan amalan bernilai di  hadapan Allah SWT. Sebab tanpa keikhlasan, amal akan menjadi hampa. Selanjutnya, keiklasan harus diterapkan dalam semua ucapan dan perbuatan,Seperti dalam ibadah sholat, zakat, hajji dan sedekah. Dengan begitu, semua amalan kebaikan yang kita  lakukan diterima oleh Allah SWT.'' tutur ustadz Ibnu Al Hafiz Lc MA.***
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar