Arsenal Kalah 2-3 Lawan Dortmund
Pemain Borussia Dortmund Filippo Mane (kanan) dan pemain Arsenal Viktor Gyokeres beraksi dalam laga Emirates Cup antara Borussia Dortmund vs Arsenal di London, Ahad, 9 Agustus 2026.
Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Arsenal kalah 2-3 dari Borussia Dortmund pada Emirates Cup di Emirates Stadium, mengakhiri empat kemenangan beruntun di ajang tersebut. Kekalahan pramusim ini menutup penampilan yang sempat menjanjikan pada babak pertama.Dortmund membuka skor melalui Samuele Inacio sebelum Konstantinos Karetsas menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Arsenal sempat bangkit lewat Ethan Nwaneri dan penalti Viktor Gyokeres, tetapi Joane Gadou memastikan trofi menuju tim tamu.Hasil pramusim ini memberi Mikel Arteta sejumlah bahan evaluasi jelang Liga Inggris dimulai. Ada setidaknya tiga hal penting yang terlihat dari pertandingan tersebut.
Pertandingan berakhir 2-3 dengan urutan gol: Samuele Inacio, Konstantinos Karetsas, Ethan Nwaneri, penalti Viktor Gyokeres, lalu Joane Gadou. Karetsas mencetak gol kedua Dortmund pada menit ke-29.The Gunners sempat tampil menjanjikan pada babak pertama melalui kombinasi serangan cepat. Namun, efektivitas Dortmund di momen krusial menentukan hasil akhir.Dari laga ini, tiga hal menonjol: kontribusi Christos Tzolis, posisi Kai Havertz, dan kondisi pertahanan. Ketiganya menjadi acuan utama bagi Arteta jelang kompetisi resmi.
Christos Tzolis memberikan assist untuk gol Ethan Nwaneri dan memenangkan penalti yang dikonversi Viktor Gyokeres. Winger asal Yunani itu juga menciptakan empat peluang, terbanyak di lapangan.Keberaniannya dalam duel satu lawan satu serta kemampuannya menghasilkan umpan berbahaya menghadirkan opsi baru di area sayap. Kontribusi tersebut memberikan opsi baru bagi Arsenal di area sayap.Kai Havertz kembali dieksplorasi sebagai bagian trio gelandang bersama Myles Lewis-Skelly dan Martin Odegaard. Pemain asal Jerman itu kesulitan memberi pengaruh, terutama pada kontribusi bertahan dan penguasaan bola.Ia beberapa kali melakukan pergerakan cerdas di belakang pertahanan Dortmund, tetapi penyelesaiannya belum cukup efektif. Performa ini mengindikasikan lini tengah bukan posisi ideal untuk memaksimalkan kemampuan Havertz.
Arsenal hanya kebobolan 27 gol sepanjang Liga Inggris 2025/26, tetapi pramusim memperlihatkan persoalan berbeda. Setelah kalah dari Real Betis, The Gunners kembali kebobolan tiga gol melawan Dortmund.Absennya William Saliba menjadi kehilangan besar karena bek asal Prancis itu diperkirakan masih absen pada awal musim baru. Cristhian Mosquera masih minim pengalaman di level ini, sedangkan Riccardo Calafiori bukan bek tengah natural.Situasi ini membuat kebutuhan untuk menambah bek semakin jelas sebelum kompetisi resmi dimulai. Arteta masih memiliki waktu memperbaiki organisasi pertahanan, tetapi sinyalnya sektor ini perlu perhatian serius.(Net/Hen)

Tulis Komentar