Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Bupati Kampar Sambut Kedatangan Menteri Lingkungan Hidup,Serahkan Proposal Lingkungan

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menyambut langsung kedatangan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Muhammad Jumhur Hidayat, M.Si, Sabtu (22/8/2026)

BANGKINANG--(KIBLATRIAU.COM)--Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menyambut langsung kedatangan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Muhammad Jumhur Hidayat, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kampar, tepatnya di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang Sabtu (21/8/2026). Kunjungan ini di tandai dengan penanam pohon oleh Menteri Lingkungan Hidup RI dan Bupati Kampar di Lingkungan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kampar dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kalangan akademisi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan hayati.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UPTT) Prof. Dr. Amir Lutfi, jajaran Kementerian Lingkungan Hidup RI, unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, jajaran akademisi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Momen kunjungan tersebut tidak disia-siakan oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Pada kesempatan itu, Bupati secara langsung menyerahkan proposal bidang lingkungan kepada Menteri Lingkungan Hidup RI sebagai bentuk komitmen sekaligus harapan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat dalam upaya pelestarian dan penanganan berbagai persoalan lingkungan di daerah.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup RI Muhammad Jumhur Hidayat menyampaikan rasa bahagia atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kampar dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Ia juga menyatakan kesiapan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan, termasuk melalui keberadaan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

“Kami siap memberikan dukungan terhadap pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Hal ini tentu tidak terlepas dari kesungguhan dan dukungan pemerintah serta seluruh pihak, sehingga kebun raya ini dapat terus kita jaga dan lestarikan,” ungkap Menteri Lingkungan Hidup.

Terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan, Menteri Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa secara umum kondisi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau saat ini semakin membaik dan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Secara umum kondisi kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah semakin membaik dan berkurang drastis. Tentunya ini harus terus kita jaga bersama melalui kolaborasi dan langkah nyata dalam menjaga lingkungan,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI ke Kabupaten Kampar.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum yang sangat tepat bagi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menyampaikan secara langsung berbagai kondisi dan persoalan lingkungan yang dihadapi daerah kepada pemerintah pusat.

“Selamat datang di Kabupaten Kampar. Kami sangat bangga atas kunjungan Bapak Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia ke Kabupaten Kampar. Ini tentunya menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk menyampaikan secara langsung kondisi dan persoalan lingkungan yang ada di daerah,” terang Ahmad Yuzar.

Yuzar juga menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan dan pengembangan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai yang dinilai menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Kampar.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan melalui Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Ini merupakan salah satu kebun raya yang dimiliki oleh sebuah universitas di Indonesia dan tentunya sangat membanggakan bagi Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI sangat penting, tidak hanya untuk melihat langsung perkembangan upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kampar, tetapi juga dalam rangka memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada sejumlah wilayah yang masih menjadi perhatian di Provinsi Riau.

“Kunjungan ini tentu sangat penting bagi Kabupaten Kampar. Selain dapat mendengar langsung arahan dan kebijakan pemerintah pusat terkait lingkungan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya melihat dan meninjau kondisi kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik di Riau,” urainya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Prof. Dr. Amir Lutfi menyatakan bahwa kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan bagi seluruh civitas akademika UPTT.

Ia menjelaskan bahwa Universitas Pahlawan memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan. Saat ini terdapat Taman Kehati seluas 10 hektare, Kebun Raya seluas 30 hektare, serta kawasan preservasi yang mencapai sekitar 2.900 hektare.

“Kehadiran Bapak Menteri merupakan sebuah kehormatan sekaligus penguatan terhadap komitmen kami dalam menjaga lingkungan. Ini merupakan tanggung jawab yang terus kami laksanakan sebagai institusi pendidikan,” ujar Amir Lutfi.

Ia menambahkan, UPTT terus menginisiasi berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk pengembangan kawasan konservasi dan pengelolaan kebun raya. Atas komitmen tersebut, UPTT telah memperoleh penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai salah satu universitas yang memiliki dan mengembangkan kebun raya.

“Program kami adalah menjaga lingkungan sejalan dengan program pemerintah, salah satunya melalui gerakan penanaman sejuta pohon. Awalnya kami membangun wilayah konservasi yang berkelanjutan, kemudian melakukan koordinasi dan komunikasi dengan BRIN hingga akhirnya lahirlah Kebun Raya,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Amir Lutfi, Kebun Raya UPTT telah dikelola dengan luas sekitar 30 hektare dan ditargetkan akan terus dikembangkan hingga mencapai 100 hektare.

Kebun Raya tersebut memiliki berbagai fungsi strategis, mulai dari pelestarian lingkungan, sarana edukasi, penelitian, wisata alam, hingga penyelamatan dan pelestarian kekayaan serta keanekaragaman hayati.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai juga akan menggelar Simposium Lingkungan Internasional pada 8 Oktober 2026 mendatang yang direncanakan diikuti peserta dan akademisi dari empat benua.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keselamatan lingkungan, melestarikan keanekaragaman hayati serta mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.

Pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, kolaborasi dan sinergi menjadi kunci bersama dalam menjaga keanekaragaman serta kekayaan hayati Indonesia, khususnya di Kabupaten Kampar. ***

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar