Sepeda Motor dan Handphone Diamankan

Bawa Sabu dalam Kotak Rokok, Pengendara Motor Ditangkap Polres Pelalawan

Pelaku narkoba diamankan polisi

PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan menciduk seorang pengendara sepeda motor honda Beat Streat warna hitam di Jjalan Batin Bujang, Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, kabupaten Pelalawan, Jumat (21/8/2026) sekira pukul 16.30 Wib.

Alhasil dari pria pengangguran berinisial Wh (25) yang tinggi di Pangkalan Lesung saat digeledah ditemukan kotak rokok berisi satu paket sabu di dalam kantong celananya.

Sedangkan pengungkapan kasus narkoba jenis sabu ini berawal saat polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa Daerah Pangkalan Lesung disinyalir kerap terjadi transaksi narkotika.

Terkait adanya info berharga tersebut tim Opsnal Sat yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba, Iptu H Alex Sinaga SH MH langsung turun melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan di lapangan di peroleh informasi, ada seorang pria mengendarai sepeda motor dicurigai membawa narkoba.

Setelah dibuntuti ia terlihat berhentik di pinggir jalan Batin Bujang. Selanjutnya tim Opsnal langsung melakukan penyergapan dan berhasil menciduk pelaku.

Tanpa ada perlawanan berhasil diamankan dan dilakukan pengeledahan. Hingga polisi menemukan kotak rokok Live berisi satu paket sabu siap edar dengan berat kotor 0.24 gram.  

Ketika diinterogasi tersangka Wh mengaku mendapatkan barang.haram itu dari Jl yang kini sedang diselidiki keberadaanya oleh polisi.

Selanjutnya pemilik sabu yang terduga pengedar itu digiring ke Polres Pelalawan bersama barang bukti lainya berupa sepeda motor honda beat streat warna hitam nopol BM 5177 IV dan handphone Android merk vivo.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasat Resnarkoba Iptu H Alex Sinaga SH MH didampingi KBO Iptu Masril SH MH, Senin (25/8/2026) membenarkan adanya penangkapan pelaku narkoba jenis sabu tersebut.

"Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan kasusnya terus dikembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya," pungkasnya.(Sa)


Berita Lainnya...

Tulis Komentar