Turnamen Domino ORADO Pekanbaru Berlangsung Sengit, YUTO Ukir Prestasi di Posisi Ketiga
Turnamen Domino ORADO (Olahraga Domino) beregu antar-klub se-Kota Pekanbaru berlangsung semarak, Sabtu (29/8/2026).
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Turnamen Domino ORADO (Olahraga Domino) beregu antar-klub se-Kota Pekanbaru berlangsung semarak, Sabtu (29/8/2026). Ajang yang digelar dalam rangka peresmian Klub YUTO tersebut diikuti sebanyak 20 klub yang terbagi dalam empat pool.
Kompetisi yang dipusatkan di Sekretariat Klub YUTO itu mempertemukan sekitar 200 atlet domino dari berbagai klub di Pekanbaru. Masing-masing klub menurunkan tiga pasangan pemain serta tiga orang pemain cadangan.
Pertandingan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Sejak babak awal, para peserta tampil penuh semangat dengan tetap mengedepankan nilai sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan.
Memasuki sesi ketiga pertandingan, seluruh rangkaian kompetisi dihentikan sementara untuk memberikan ruang bagi acara peresmian Klub YUTO.
Ketua Klub YUTO, Aris Munandar, dalam sambutannya didampingi Sekretaris Ahmat Zikri dan Bendahara Nofri Khoiron, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, kita dapat berkumpul bersama dalam bendera Federasi Olahraga Domino di Sekretariat Klub YUTO. Hari ini kita melaksanakan peresmian klub sekaligus Turnamen ORADO beregu yang diikuti 20 klub domino se-Pekanbaru. Mari kita bertanding dan berkompetisi dalam persaudaraan serta tidak lupa menjunjung tinggi sportivitas," ungkapnya.
ORADO Pekanbaru Siapkan Liga Domino Berhadiah Rp140 Juta
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang ORADO Pekanbaru, Andry Sahputra, yang diwakili Sekretaris Umum Yudi Utama Tarigan, mengajak seluruh atlet menjadikan turnamen bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antarklub.
"Marilah kita bersama-sama menjaga silaturahmi dan bertanding dengan sportivitas tanpa batas," kata Yudi.
Ia juga mengungkapkan rencana Pengurus Cabang ORADO Pekanbaru untuk menggelar Liga Domino Pekanbaru yang akan diikuti 20 klub.
Liga tersebut direncanakan menggunakan sistem home and away dengan total hadiah mencapai Rp140 juta. Rencana ini diharapkan semakin mendorong pembinaan atlet sekaligus meningkatkan gairah olahraga domino di Kota Pekanbaru.
Peresmian Klub YUTO Berlangsung Khidmat
Rangkaian peresmian Klub YUTO berlangsung dengan suasana khidmat. Seluruh peserta dan tamu undangan diminta berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah lagu Indonesia Raya selesai dinyanyikan, Yudi Utama Tarigan secara resmi membuka kembali Turnamen Domino ORADO beregu antar-klub.
Pertandingan kemudian dilanjutkan hingga malam hari. Para atlet dari 20 klub tampil kompetitif dengan tetap menjaga suasana pertandingan agar berlangsung tertib, sportif, dan penuh kekeluargaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua ORADO Riau Welly Sahputra dan Bendahara Umum ORADO Riau Tommy, serta jajaran pengurus dan perwakilan klub peserta.
KRM Raih Juara, YUTO Sukses Amankan Posisi Ketiga
Setelah melalui pertandingan panjang sejak pagi hingga malam, Turnamen Domino ORADO beregu antar-klub se-Pekanbaru akhirnya menghasilkan sejumlah klub terbaik.
Berikut daftar peraih posisi dalam turnamen:
Juara 1: KRM
Juara 2: Komando Pas
Juara 3 bersama: YUTO dan KDRP
Peringkat 5–8: Rileks, Sago, Swiss Zone, dan Baldo
Tuan rumah Klub YUTO berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga bersama KDRP.
Capaian tersebut menjadi kado tersendiri bagi Klub YUTO dalam momentum peresmian klub. Selain sukses menggelar turnamen yang mempertemukan 20 klub, YUTO juga mampu menunjukkan daya saing di tengah ketatnya persaingan antaratlet domino Pekanbaru.
Turnamen yang berlangsung selama kurang lebih 12 jam tersebut menjadi bukti bahwa olahraga domino tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga dapat menjadi wadah membangun silaturahmi, persaudaraan, sportivitas, serta semangat kebersamaan antar-komunitas olahraga di Kota Pekanbaru.
Dengan rencana digelarnya Liga Domino berhadiah total Rp140 juta, geliat ORADO di Pekanbaru diperkirakan akan semakin berkembang dan memberikan ruang kompetisi yang lebih terstruktur bagi klub maupun atlet domino di daerah tersebut.***

Tulis Komentar