HUT Lalu Lintas ke-71

Kecelakaan di Kabupaten Pelalawan Meningkat, Satlantas Pasang Spanduk Himbauan

Sejumlah kecelakaan lalu lintas masih terjadi di wilayah Kabupaten Pelalawan

PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71 menjadi perhatian jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan. Pasalnya, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pelalawan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Sejumlah kecelakaan lalu lintas masih terjadi di wilayah Kabupaten Pelalawan. Salah satu kecelakaan fatal terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 83, Desa Kemang kecamatan Pangkalan Kuras, pada bulan Agustus 2026 yang lalu.

Dalam peristiwa tersebut, pasangan suami istri yakni inisial AS (60) dan RN (56) meninggal dunia di tempat. Setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertabrak truk tangki yang kehilangan kendali.

Kemudian kembali lakalantas terjadi di Jalan Koridor RAPP KM 44, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kamis (17/9/2026) yang melibatkan sepeda motor Honda Revo Fit BM 5060 CAI tabrakan dengan truk balak BM 8020 NU.

Akibatnya pengendara sepeda motor bernama Iwan Siregar (35) warga Barumun Tengah tewas bersimbah darah. Sedangkan pengemudi truk balak selamat.

Berselang beberapa hari kemudian tepatnya, Selasa (22/9/2026). Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima mobil terjadi di Jalan Lintas Timur, Simpang Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.

Kendaraan terlibat tabrakan diantaranya truk BK 8188 HV, mobil bus, dan tiga unit minibus terdiri toyota Kijang Innova, serta dua unit Toyota Avanza yang mengalami rusak berat.

Beruntung dalam insiden tabrakan beruntun tidak ada yang tewas, hanya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan dalam tabrakan beruntun itu satu unit bus dan mobil Avanza terbalik, serta Innova mengalami rusak berat, hingga membuat arus lalulintas sempat dibuat macet. Setelah personil Satlantas Polres Pelalawan turun ke lokasi melakukan evakuasi dan mengatur arus lalulintas baru kembali normal.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasat Lantas AKP Zahratul Aulia Harun, STrK, SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut.

"Lagi evakuasi dan laporan menyusul ya,'' tulis Kasat Lantas via whatsapp saat dikonfirmasi.

Sementara saat ditanya terkait kasus kecelakaan meningkat terjadi di Kabupaten Pelalawan, AKP Zahratul Aulia mengaku telah melakukan berbagai upacara pencegahan.

"Kami juga sudah memasang spanduk-spanduk himbauan,"  ungkap Kasat Lantas.

Sedangkan kondisi Jalintim yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah di Provinsi Riau, butuh perhatikan khusus dan bukan sekedar menebar spanduk dan himbauan semata.

Apalagi kini menghadapi tantangan berupa pekerjaan perbaikan jalan dan sistem buka-tutup arus, sehingga kerap menimbulkan kemacetan dan antrian panjang.

Untuk itu berbagai upaya pencegahan harus terus dilakukan Satlantas Polres Pelalawan untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

"Jangan sudah ada kecelakaan baru dipasang tanda spanduk himbauan. Bila perlu rutin melakukan patroli dan menertibkan pengendara yang melanggar aturan," ucap Wak Imam salah seorang warga Lintas Timur.

Untuk itu diminta di peringatan HUT Lalu Lintas ke-71 Satlantas Polres Pelalawan menjadikan momentum untuk semakin memperkuat komitmen menciptakan tertib lalulintas dan tekan angka kecelakaan di jalan raya (Sa)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar