Bahaya Sifat Riya Ujub dan Sum,ah, Inilah Penjelasan Ustadz Ikhwan Hasibuan
Ustadz Ikhwan Hasibuan saat menyampaikan santapan rohani ramadhan, Senin (2/3/2026)
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Memasuki malam yang ketiga belas bulan ramadhan, ustadz yang menyampaikan santapan rohani ramadhan di Masjid Nurul Muhsinin yang berada di Jalan Ikan Mas Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai yakni ustadz Ikhwan Hasibuan SPdi, Senin (2/3/2026).
Sebelum menyampaikan santapan rohani ramadhan, ustadz Ikhwan Hasibuan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT, karena masih diberikan kesempatan,kesehatan sehingga bisa hadir bersama -sama masjid ini.
Selain itu, ustadz Ikhwan Hasibuan tak lupa berkirim salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Karena dengan banyak bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW akan mendapatkan safaat di yaumil akhir kelak. Amin ya rabbal alamin.
Dalam santapan rohani ramadhan ini ustadz Ikhwan Hasibuan membahas tentang sifat Ria, Ukib dan Sumah.
Diterangkan ustadz Ikhwan Hasibuan bahwa dalam kontek agama Islam bermakna melakukan ibadah atau perbuatan baik dengan niat ingin dilihat, dipuji, atau mendapatkan sanjungan dari orang lain. "Semua amalan ibadah dilakukan bukan murni karena Allah SWT. Tetapi ingin dipuji orang. Ini termasuk perbuatan tercela, penyakit hati, dan bentuk syirik kecil (syirik tersembunyi) yang dapat merusak pahala amal perbuatan,": jelas ustadz Ikhwan Hasibuan do hadapan jamaah yang hadir.
Diterangkan ustadz Ikhwan Hasibuan contoh sifat riya memperbagus salat ketika dilihat orang, bersedekah agar dianggap dermawan, atau menunjukkan kelebihan diri untuk menyombongkan diri." Mala dari itu, marilah kita berdoa kepada Allah SWT supaya terhindar dari sifat riya. Seban riya' digolongkan sebagai syirkul ashghar (syirik kecil) karena pelakunya beramal demi selain Allah SWT. Selain itu menghapus pahala amalan, mendatangkan murka Allah, dan merupakan salah satu ciri orang munafik," ungkap ustadz Ikhwan Hasibuan.
Dipaparkan ustadz Ikhwan Hasibuan selain itu ada sifat ujub. Secara bahasa ujub adalah penyakit hati berupa perasaan bangga diri, mengagumi kehebatan, ilmu, amal, atau kelebihan diri sendiri, serta melupakan bahwa semua itu adalah karunia Allah SWT. "Sifat ini berbahaya karena merusak keikhlasan, memicu kesombongan (takabur), dan dapat menghapus pahala ibadah. Selain itu, ujub ini sangat dibenci oleh Allah SWT ,karena sifat ini membuat seseorang merasa tidak membutuhkan pertolongan-nya dan memandang rendah orang lain, " ujar ustadz Ikhwan Hasibuan.
Tambah ustadz Ikhwan Hasibuan ada sifat Sum'ah. Dipaparkan ustadz Ikhwan Hasibuan bahwa makna sum'ah adalah perilaku memperdengarkan atau menceritakan amal ibadah yang telah dilakukan kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan pujian, pengakuan, atau status sosial. Ini adalah penyakit hati dan bentuk syirik kecil yang dapat menghapus pahala ibadah. Berbeda dengan riya' (menunjukkan amalan), sum'ah fokus pada "menyebutkan" atau "didengar" orang lain.
Contohnya jika memiliki ahli dalam membaca Alquran dengan suara yang bagus serta mengikuti kegiatan MTQ. Namun, ia lakukan bukan karena Allah SWT, tetapi hanya untuk dipuji oleh orang lain. Momen bulan ramadhan ini, marilah kita berdoa dan meminta ampun kepada Allah SWT. Mudah-mudahan segala amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT," tutur ustadz Ikhwan Hasibuan. ***

Tulis Komentar