Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Parit 8 Kanan Membutuhkan Perhatian dari Pemerintah dan Kemenag Inhil
Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman yang berada di Parit 8 Kanan, Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung saat ini masih alami kekurangan dan keterbatasan
INHIL--(KIBLATRIAU.COM)--Saat ini, dunia pendidikan di pelosok Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian dan sorotan. Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman yang berada di Parit 8 Kanan, Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi fasilitas, tenaga pengajar maupun anggaran operasional sekolah.
Kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman, M. Alinafarin yang akrab disapa bang Irin, saat diwawancarai wartawan Kiblat Riau.Com melalui sambungan seluler menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah maupun pihak Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir dapat memberikan perhatian lebih terhadap sekolah yang dipimpinnya tersebut.
Menurutnya, selama ini pihak sekolah tetap bertahan dan berupaya memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak meskipun harus menghadapi berbagai kekurangan dan keterbatasan.
“Kami sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah kabupaten maupun Kemenag Inhil. Kondisi sekolah kami cukup memprihatinkan dan membutuhkan bantuan demi kenyamanan proses belajar mengajar,” ujar bang Irin Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan, saat ini jumlah siswa-siswi di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman sebanyak 38 orang. Sementara untuk tahun ajaran 2026, jumlah siswa yang dinyatakan lulus hanya sebanyak 4 orang.
Meski jumlah siswa tidak terlalu banyak, para guru tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan penuh semangat demi memberikan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan kepada anak-anak di wilayah tersebut.
Adapun tenaga pengajar dan staf yang saat ini mengabdi di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman yakni:
M. Alinafarin – Kepala Sekolah
Sarifatul Umah
Trieahyini Ningsih
Khairunisa
Siti Rahayu
Patyanti, S.Pd
Ernawati
Irin juga mengungkapkan bahwa kondisi keuangan sekolah sangat terbatas. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima pihak sekolah setiap tahunnya hanya berkisar Rp18 juta lebih dan sebagian besar habis digunakan untuk honor para guru.
“Kami mendapatkan dana BOS hanya sekitar Rp18 juta sekian dalam setahun. Honor guru semua dari dana itu juga. Jadi memang sangat terbatas,” jelasnya.
Menurutnya, dengan jumlah tenaga pengajar yang ada serta kebutuhan operasional sekolah yang terus berjalan, dana tersebut tentu belum mencukupi untuk menunjang seluruh kebutuhan pendidikan secara maksimal.
Meski demikian, para guru tetap bertahan mengabdi demi kemajuan pendidikan anak-anak di desa tersebut. Bahkan dalam kondisi keterbatasan, mereka tetap berusaha menjalankan proses belajar mengajar dengan baik agar para siswa tidak tertinggal dalam memperoleh pendidikan.
Masyarakat sekitar juga berharap pemerintah daerah maupun Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir tidak menutup mata terhadap kondisi sekolah-sekolah yang berada di daerah pelosok. Mereka menilai pendidikan merupakan hal penting yang harus mendapat perhatian serius demi masa depan generasi penerus bangsa.
“Kami berharap pemerintah bisa turun langsung melihat kondisi sekolah ini. Jangan sampai sekolah di pelosok kurang perhatian padahal anak-anak di sini juga ingin mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar salah seorang warga.
Selain itu, masyarakat berharap adanya bantuan fasilitas pendidikan, perbaikan sarana dan prasarana, serta perhatian terhadap kesejahteraan guru agar semangat para tenaga pendidik tetap terjaga dalam menjalankan tugas mulia mereka.
Pendidikan sendiri merupakan hak seluruh warga negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Karena itu, masyarakat berharap pemerataan perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, namun juga menjangkau sekolah-sekolah yang berada di pelosok desa.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman masih berharap adanya perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir maupun Kementerian Agama Kabupaten Inhil demi kemajuan pendidikan di Desa Lahang Hulu Kecamatan Gaung. (Anton)

Tulis Komentar