Ketua Kopsa Harapan Maju Gelar Silaturahmi dengan Awak Media, Sampaikan Perjalanan Transmigrasi dan Delapan Periode Memimpin
Ketua Koperasi Produksi Sawit (KOPSA) Harapan Maju, Desa Petaling Jaya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu saat bersilaturahmi dengan awak media Kamis (1/10/2026)
INDRAGIRI HULU--(KIBLAT RIAU.COM)-- Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai silaturahmi dengan awak media bersama Ketua Koperasi Produksi Sawit (KOPSA) Harapan Maju, Desa Petaling Jaya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu),Kamis (1/10/2026)
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk berbincang mengenai perjalanan koperasi, pengalaman pengurus, kondisi perekonomian masyarakat, serta pengelolaan sistem plasma yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.
KOPSA Harapan Maju Desa Petaling Jaya disebut berdiri sejak tahun 1996. Dalam kepengurusannya terdapat tiga orang pengurus, yakni Purwanto, Rudianto dan Panut selaku ketua.
Saat berbincang dengan awak media dari beberapa media .
Panut menceritakan perjalanan hidupnya di Kabupaten Indragiri Hulu. Ia mengatakan bahwa dirinya masuk ke wilayah Inhu pada tahun 1983 melalui program transmigrasi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Sejak saat itu, Panut telah menjalani kehidupan dan mengikuti perkembangan masyarakat di wilayah tersebut selama puluhan tahun. Pengalaman panjang itu kemudian turut membawanya aktif dalam kegiatan koperasi dan kehidupan masyarakat.
Delapan Periode Dipercaya Memimpin
Dalam perbincangan tersebut, Panut juga menceritakan pengalamannya selama memimpin KOPSA Harapan Maju. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah dipercaya menjabat sebagai ketua selama delapan periode.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Panut dalam mengelola koperasi sekaligus mengikuti dinamika perekonomian masyarakat Desa Petaling Jaya dan sekitarnya.
Di usianya yang kini sekitar 70 tahun, Panut masih aktif menceritakan berbagai pengalaman yang telah dilaluinya sejak datang sebagai warga transmigrasi hingga dipercaya memimpin koperasi.
Pembagian Rp6 per Kilogram
Pembicaraan kemudian berlanjut mengenai pengelolaan dan pembagian hasil yang berkaitan dengan kegiatan koperasi.
Menurut keterangan Panut, terdapat nilai sebesar Rp6 per kilogram yang dibagi kepada tiga orang. Dari pembagian tersebut, masing-masing disebut memperoleh Rp2 per kilogram.
"Enam rupiah per kilo dibagi tiga orang, dapat Rp2 per orang. Alhamdulillah bisa lah dapat satu juta empat ratus, kadang lebih, kadang kurang," ujar Panut.
Ia menjelaskan, jumlah yang diterima tidak selalu sama. Dalam kondisi tertentu, pendapatan yang diperoleh bisa mencapai sekitar Rp1,4 juta, sementara pada waktu lainnya bisa lebih atau kurang, tergantung hasil yang diperoleh.
Pengelolaan Koperasi dan Ketentuan Perkoperasian Dalam pengelolaan koperasi, mekanisme pembagian hasil maupun pemberian imbalan kepada pengurus perlu mengacu pada ketentuan yang berlaku serta aturan internal koperasi, termasuk Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan keputusan Rapat Anggota.
Karena itu, keterangan mengenai pembagian Rp6 per kilogram tersebut merupakan penjelasan yang disampaikan Panut dalam pertemuan dan perlu dilihat lebih lanjut berdasarkan dokumen resmi serta keputusan Rapat Anggota KOPSA Harapan Maju apabila hendak dikaitkan dengan ketentuan perkoperasian.
Transparansi dalam pengelolaan koperasi menjadi bagian penting agar anggota dapat mengetahui mekanisme pengelolaan hasil usaha, hak dan kewajiban anggota, serta penggunaan dana koperasi.
Silaturahmi Berlangsung Santai
Pertemuan tim awak media bersama Panut berlangsung dalam suasana santai. Selain membahas persoalan ekonomi, perbincangan juga diisi dengan cerita mengenai perjalanan masyarakat transmigrasi dan perkembangan Desa Petaling Jaya dari masa ke masa.
Panut yang telah berada di Indragiri Hulu sejak 1983 menyampaikan berbagai pengalaman yang dilaluinya selama puluhan tahun. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari sejarah kehidupan masyarakat di wilayah Batang Cenaku.
Silaturahmi ini juga menjadi kesempatan bagi tim wartawan untuk mendengarkan langsung cerita dan keterangan dari pengurus KOPSA Harapan Maju mengenai perjalanan koperasi serta kondisi perekonomian masyarakat saat ini. (Anton)

Tulis Komentar