Kapolres dan BNN Pelalawan Bimbing Penyintas Narkoba untuk Bangkit
Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, SSos, SIK, MH dalam Workshop Peningkatan Kapasitas Softskill melalui Kemitraan Ekonomi Kreatif, Kamis (22/10/2026).
PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Kenangan masa lalu bukan akhir dari segalanya. Selama masih ada kemauan untuk berubah, kesempatan membangun kehidupan yang lebih baik selalu terbuka. Terutama para penyintas penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Pelalawan.
Pesan penuh harapan ini disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, SSos, SIK, MH kepada 20 penyintas penyalahgunaan narkoba dalam Workshop Peningkatan Kapasitas Softskill melalui Kemitraan Ekonomi Kreatif, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang digelar Polres Pelalawan bersama BNN Kabupaten Pelalawan tersebut berlangsung di Kantor BNN Kabupaten Pelalawan, dalam upaya membekali para penyintas agar mampu bangkit, mengembangkan potensi diri, serta kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara produktif dan mandiri.
Workshop dibuka Kepala BNN Kabupaten Pelalawan AKBP Sasli Rais, SH, MH, didampingi Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, SSos, SIK, MH. Sejumlah pejabat dari BNN dan Polres Pelalawan turut hadir memberikan dukungan terhadap upaya pemulihan dan pemberdayaan para penyintas narkoba.
Dalam sambutannya, Kepala BNN Kabupaten Pelalawan AKBP Sasli Rais menyampaikan apresiasi kepada Polres Pelalawan atas sinergi yang terbangun dalam mendukung pemulihan penyintas penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, workshop tersebut diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan dan motivasi kepada para peserta agar mampu menjadi pribadi yang lebih produktif, mandiri, serta siap kembali berbaur dengan masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari menegaskan bahwa kesempatan mengikuti workshop harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.
"Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi modal untuk membangun masa depan sekaligus menjauhkan diri dari jerat penyalahgunaan narkoba," ungkap Kapolres Pelalawan.
Kapolres juga memberikan pesan motivasi agar para penyintas tidak terjebak dalam bayang-bayang masa lalu, melainkan berani melangkah maju dan membuktikan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dapat diwujudkan.
“Jangan kembali ke masa lalu, masa depan masih panjang. Jadikan ilmu ini senjata baru untuk hidup lebih baik,” tegas Kapolres.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pemulihan tidak berhenti pada upaya meninggalkan narkoba, tetapi juga perlu dilanjutkan dengan membangun kepercayaan diri, keterampilan, dan kemandirian ekonomi.
Melalui kemitraan ekonomi kreatif, para penyintas diharapkan memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuan, membuka jalan menuju usaha produktif, serta memperoleh kesempatan yang lebih baik dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Kegiatan turut dihadiri Kasubbag Umum BNN Essa Persada Putra, Katim Rehabilitasi Marleni, Kasat Intelkam AKP Deddy Hendra, Kasat Binmas AKP Edy Haryanto, Kasat Resnarkoba Iptu Rudi Syahputra, serta Kasikum AKP Liston Sihombing.
Workshop ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung pemulihan serta pemberdayaan penyintas penyalahgunaan narkoba.
Kolaborasi Polres Pelalawan dan BNN Kabupaten Pelalawan ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk membuka kesempatan kedua bagi para penyintas, agar mampu bangkit, hidup produktif, dan menatap masa depan tanpa narkoba. (Sa)

Tulis Komentar