Kembangkan Potensi Olahraga Bahari

POSSI Kota Batam Gelar Pelatihan Pelatih P1 Finswimming 2026

Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Batam resmi membuka kegiatan Pelatihan Pelatih P1 Finswimming Tahun 2026.

BATAM--(KIBLATRIAU.COM)-- Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Batam resmi membuka kegiatan Pelatihan Pelatih P1 Finswimming Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026, digelar di Ocean Restaurant & Function, Batam dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan.

Acara pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Batam, Drs. Heriman HK, yang hadir mewakili Wali Kota Batam. Dalam sambutannya, Heriman menekankan pentingnya pengembangan olahraga air di Kota Batam yang memiliki wilayah perairan sangat luas. Berdasarkan data wilayah perairan yang mencapai lebih dari 96% hingga 98%, Batam dinilai memiliki potensi maritim yang sangat besar untuk mencetak atlet-atlet berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

"Kota Batam merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki potensi luar biasa, terutama untuk olahraga air dan laut. Jangan sampai di wilayah maritim seperti ini kita justru kalah di cabang olahraga air. Pemerintah Kota Batam sangat mengapresiasi langkah POSSI Batam dan berharap para pelatih yang dilatih dapat memperdalam ilmunya serta menularkannya kepada para anak didik," ungkap Drs. Heriman HK saat membuka acara.

Mencetak Pelatih Kompeten demi Efisiensi dan Kemandirian

Sementara itu, Ketua POSSI Kota Batam, Ripka Sembiring, menjelaskan bahwa latar belakang digelarnya pelatihan ini adalah masih minimnya jumlah pelatih finswimming yang tersertifikasi di Kota Batam. Menurutnya, sebelum pelatihan ini diadakan, jumlah pelatih finswimming resmi di Batam sangat terbatas.

"Tujuan utama kami adalah mencetak pelatih-pelatih yang kompeten dan bersertifikasi. Selama ini Batam kekurangan pelatih dan wasit. Apabila ada kejuaraan, kita sering harus mendatangkan dari luar daerah dan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dengan adanya pelatihan P1 ini, Batam siap menggelar berbagai event dan membina atlet secara mandiri," jelas Ripka Sembiring.

Ripka menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan persiapan menghadapi kejuaraan terdekat, yaitu Batam Finswimming Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026 mendatang. Para pelatih yang baru lulus nantinya akan langsung diterjunkan untuk mempraktikkan ilmu mereka dalam ajang tersebut.

Diikuti Guru Olahraga dan Pemateri Berkaliber Nasional

Pelatihan P1 Finswimming 2026 ini diikuti oleh 31 peserta, yang terdiri dari 27 peserta umum—didominasi oleh guru-guru olahraga tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kota Batam—serta 4 orang pengurus POSSI.

Untuk memastikan standar kualitas dan kualifikasi pelatihan, POSSI Kota Batam menghadirkan tim instruktur langsung dari Pengurus Besar (PB) POSSI Pusat:
Pak Kholik (Ketua Bidang Pelatihan PB POSSI), Pak Wawan (Pelatih Nasional berprestasi internasional), Dokter Gizi dari RS Awal Bros untuk memberikan materi nutrisi atlet.

Selama pelatihan 3 hari ini, peserta mendapatkan pelajaran materi teori dan praktik. Praktik lapangan dilaksanakan di kolam renang Harapan Utama (HU) Batam yang telah memenuhi standar kedalaman.

Harapan Dukungan Anggaran dan Pembinaan Jangka Panjang

Mengenai dukungan pemerintah, Ripka mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik bersama KONI Kota Batam dan Pemerintah Kota Batam. Mengingat olahraga selam merupakan cabang yang memerlukan biaya peralatan dan operasional cukup tinggi (seperti pengisian tabung oksigen dan perlengkapan finswimming), dukungan anggaran secara berkelanjutan sangat dibutuhkan.

"Kami bersyukur dalam dua tahun terakhir penyerapan dana stimulan dari KONI Batam berjalan maksimal dan digunakan untuk program yang jelas. Ke depan, tidak hanya di kolam renang, kami juga merencanakan pengembangan ke nomor laut serta Orientasi Bawah Air (OBA). Kami berharap dukungan dari Pemko dan KONI Batam dapat terus ditingkatkan demi membina atlet secara jangka panjang," tutur Ripka.(Indra)

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar